Halbar, HN – Brigpol Charles Aniky, ajudan Bupati Halmahera Barat, James Uang, diduga melakukan kekerasan terhadap salah seorang warga di Jailolo, Senin, 24 Juni 2024.
Aksi kekerasan itu dilakukan Charles di kantor Bupati Halmahera Barat pukul 14.40 WIT, dan disaksikan Bupati serta Kadisperindagkop Demisius O. Boky dan juga para pemilik pangkalan minyak tanah.
Korban kekerasan, Hardi Jafar Dano Dasim, saat dikonfirmasi halmaheranesia menceritakan, pihaknya ingin bertanya terkait jatah minyak tanah di setiap pangkalan yang berkurang. Namun dicegat oleh sejumlah keamanan, termasuk ajudan Bupati Charles Aniky.
Ia mengaku, kekerasan itu bermula ketika wartawan masuk dan melakukan wawancara langsung kepada Bupati soal masalah kelangkaan minyak tanah di Halmahera Barat. Setelah itu, pihaknya masuk dan bertanya, tapi diusir keluar.
“Saya bertanya, tapi si Charles langsung tola (dorong) dan tampeleng (tampar) saya. Saya bilang, ngana (kamu) juga dapat (minyak) ya, jadi emosi. Dari situ dia kejar saya, tapi saya bilang, jangan begitu, saya masih bertanya, tapi dia kejar dan langsung banting saya,” terang Hardi.
Sementara itu, Ajudan Bupati Halmahera Barat, Charles Aniky saat dihubungi mengaku masih sementara menjalani pemeriksaan di Propam atas tindakan yang dilakukan.
“Masi sementra di Propam ada panggilan. Nanti kita lanjut telpon lagi,” pungkasnya.





