Halmaheranesia – Pemerintah Kota Ternate menggelar rapat evaluasi penyerapan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk tahun anggaran 2024.
Rapat itu dihadiri oleh seluruh OPD pengelola DAK fisik maupun non fisik, di antaranya Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), dan Dinas Pendidikan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menekankan bahwa pencairan DAK tahap pertama akan mempengaruhi pencairan tahap kedua.
“Rapat ini untuk mengecek, mengevaluasi OPD-OPD pengelola DAK, dan memastikan semua itu (pengelolaan) berjalan baik di lapangan,” kata Rizal, Senin, 14 Oktober 2024.
Ia mengaku, rapat ini penting menjelang pertemuan dengan Kanwil Perbendaharaan Negara. Sehingga perlu mengantisipasi beberapa hal dan memastikan DAK terlaksana dengan baik dan tepat waktu.
“Memang ada beberapa hal yang perlu kita antisipasi. Tapi kalau capaian progres misalnya Ternate di urutan ke berapa, itu bukan parameter, karena tujuan utama kita adalah DAK terlaksana baik di lapangan dan selesai tepat waktu,” jelasnya.
Rizal juga menambahkan bahwa rapat ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi oleh OPD dalam pelaksanaan pengelolaan DAK.
“Sehingga solusi bisa dapat dicari secara bersama. Hasil rapat akan didokumentasikan dan disampaikan,” pungkasnya.





