
Halmaheranesia – Komunitas Maraya Story Lab akan melaksanakan Screening Kololi Kie, sebuah acara yang mengusung tema “Ber(Layar) Menyebarkan Kebaikan Nilai Anti Korupsi Lewat Seni” di Kota Ternate, Maluku Utara.
Penanggungjawab bagian Produksi Event, Karmila, mengatakan acara ini merupakan bagian dari program KPK Kampanye Anti Korupsi melalui Anti Korupsi Film Festival (ACFFEST – SInemAksi 2024) dan diselenggarakan dengan dukungan dari Padi-padi Kreatif.
“Screening Kololi Kie akan berlangsung pada tanggal 19 hingga 24 Oktober 2024 di empat lokasi, yakni Kampung Fitu, Takome, Pulau Hiri-Tomajiko, dan XXI Jatiland Mall,” ucap Karmila, melalui rilisnya, Selasa, 15 Oktober 2024.
Ia menjelaskan, acara ini bertujuan untuk menyebarkan pesan anti korupsi dengan mengedukasi dan menghibur masyarakat melalui film dan seni.
Film yang akan diputar dalam acara ini, kata dia, tidak hanya meliputi film Ino To Kodiho, karya komunitas Arc Screenplay dan anak-anak lokal, tetapi juga berbagai film dari KPK yang relevan dengan tema acara.
“Selain pemutaran film, akan ada berbagai permainan dan lomba menggambar di tiga titik lokasi, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam acara ini,” ungkapnya.
Ia mengaku, Maraya Story Lab juga bekerja sama dengan para pemuda di setiap titik lokasi untuk memastikan keterlibatan komunitas setempat dalam suksesnya acara ini.
“Sebagai bagian dari program, akan ada talk show di Radio Insania pada tanggal 23 Oktober, yang akan membahas pentingnya nilai-nilai anti korupsi dan peran seni dalam menyebarkan pesan tersebut,” tuturnya.
Karmila menambahkan, acara ini juga merupakan pemenang 9 besar nasional yang mendapatkan pendanaan untuk pembuatan event screening oleh KPK dalam program Anti Korupsi Film Festival dengan tema utama Satu Dekade: Berantas Korupsi Lewat Seni.
“Dengan semangat kolaborasi dan kreativitas, kami berharap acara ini dapat memberikan dampak positif dan membangkitkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melawan korupsi,” pungkasnya.