
Halmaheranesia – Maraya Story Lab, Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), dan Event Organizer Padi-Padi berkolaborasi menggelar screening film Kololi Kie dengan tema, “Satu Dekade: Berantas Korupsi Lewat Seni”.
Kegiatan ini dimulai sejak 19-24 Oktober 2024 di empat tempat berbeda, yakni Kelurahan Fitu, Takome, Pulau Hiri, dan XXI Jatiland.
Win Ilyas, selaku tim penyelenggara kegiatan sekaligus sutradara film “Ino To Kodiho” menuturkan, kegiatan ini bertujuan untuk mengampanyekan nilai-nilai anti korupsi lewat film atau seni.
“Kami bersyukur diberikan kesempatan ini, karena memang ini perdana, tujuan screening film ini untuk mengampanyekan nilai-nilai anti korupsi lewat seni,” ujarnya.
Selain itu, ia berharap kegiatan ini membangkitkan semangat baru bagi yang lain, khususnya yang bergerak di dunia film, supaya juga dapat kesempatan untuk membuat kegiatan yang sama.
“Semoga teman-teman sineas khusunya di Kota Ternate punya motivasi dan semangat baru untuk terus mengembangkan kemampuan di dunia film, supaya sama-sama memajukan industri perfilman di Maluku Utara,” tuturnya.
Sementara itu, sutradara film, Angkasa Ramadhan, menyampaikan kegiatan semacam ini mestinya terus diadakan, agar para sineas Maluku Utara bisa memiliki ruang untuk mengembangkan bakat mereka.
“Antusias masyarakat memang luar biasa, harapannya kegiatan seperti ini harus terus diadakan, selain mengampanyekan nilai anti korupsi, sineas di Maluku Utara juga punya ruang untuk berekspresi dan meningkatkan kemampuan mereka,” pungkasnya.
______
Reporter: Andri R. Mansur