
Halmaheranesia – KNPI Provinsi Maluku Utara melalui Bidang Komunikasi, Publikasi, dan Media Sosial, melaksanakan diskusi bersama jurnalis di The Cogan Cafe, Kota Ternate, Maluku Utara, 9 Desember 2024.
Dalam diskusi yang dipandu Aiiniza ini menghadirkan tiga narasumber, di antaranya CEO Halmaherapost.com Firjal Usdek, Founder halmaheranesia.com Rajif Duchlun, dan salah satu konten kreator asal Kota Tidore Kepulauan, Jeje Kalaodi.
Diskusi bertema “Pemuda Cerdas dalam Bermedia Sosial” ini dihadiri para wartawan, OKP, pengurus KNPI Malut, KNPI Ternate, dan tamu undangan lainnya, serta dihibur oleh komika Tete Ko, juga akustik Djuan.
Dalam pemaparannya, Rajif menyatakan setiap informasi harus terverifikasi kebenarannya dan akurat, sebelum informasi itu disampaikan ke masyarakat melalui pemberitaan.
“Sehingga berita yang tersebar di media sosial benar-benar akurat dan berbasis fakta,” ucap Rajif.
Sementara konten kreator, Jeje Kalaodi mengatakan, bahwa di zaman digital sekarang ini, pengguna sosial media perlu berhati-hati dalam membagikan sebuah konten.
“Dan saya sebagai konten kreator lebih memilih mempromosikan kearifan lokal dan konten-konten yang positif,” kata Jeje.
Sementara Firjal Usdek mengatakan, media sosial mempunyai dampak yang sangat luas, baik dampak positif maupun dampak negatif.
“Dampak posisitifnya adalah bisa memberi ruang dan menciptakan ekonomi kreatif bagi para pegiat media sosial melalui konten-konten yang positif,” ungkap Firjal.
Meski begitu, kata Sekretaris AMSI Malut itu, dampak negatif media sosial bisa menaikkan resistensi konflik jika konten-konten yang disebarkan mengandung unsur provokatif, SARA, maupun misinformasi.
Firjal berpesan, sangat perlu menyaring setiap informasi sebelum disebarluaskan melalui media sosial.
Di akhir acara, Ketua Bidang Komunikasi KNPI Malut, Yunita Kadir, menyampaikan terima kasih kepada pemateri dan peserta yang hadir.
“Terima kasih kepada semua pihak, tentu kita berharap kegiatan ini dapat memberikan nilai edukasi bagi kita semua,” pungkas Yunita.