
Halmaheranesia – Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat Morotai (AMPERA) pada Rabu, 18 Desember 2024, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Pulau Morotai.
Koordinator aksi, Fijai Ali, mengatakan dalam kondisi daerah yang sedang mengalami defisit, ia meminta kepada 20 anggota DPRD tidak main mata dengan pemerintah daerah.
“Kami meminta agar rapat paripurna DPRD tunda, sebelum seluruh gaji PPPK dan TPP PNS diselesaikan oleh pemerintah daerah,” ungkap Fijai.
Aksi ini, kata dia, merupakan bentuk kekecewaan terhadap pemerintah daerah.
“Selama kepemimpinan PJ Bupati, Burnawan, tidak mampu menyelesaikan masalah daerah dan justru lebih memperkeruh kondisi daerah,” paparnya.
Ia lantas meminta kepada anggota DPRD dapat mengeluarkan surat rekomendasi ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk memberhentikan PJ Bupati.
“Masalah daerah ini sangat banyak, perlu pemimpin yang punya kemampuan untuk menyelesaikan masalah kerakyatan,” pungkas Fijai.
____
Reporter: Risaldi