02
Oktober
2026
Jumat - : WIB

Mahasiswa Baru Kedokteran Unkhair Diedukasi Pentingnya Kesehatan Mental

halmaheranesia
September 8, 2024 pada Kabar Daerah
Seminar Kesehatan Mental yang dilaksanakan di Unkhair, Ternate, Maluku Utara. Foto (Istimewa)

Halmaheranesia – Kementerian Pendidikan bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran Universitas Khairun (Unkhair) bekerja sama dengan Genre (Generasi Berencana) Maluku Utara mengadakan seminar tentang kesehatan mental pada Jumat, 6 September 2024, di Aula Nuku Unkhair, Ternate.

Kegiatan ini menghadirkan pembicara dari Psikolog Abdul Hamid Saragih, dan Ketua Forum Genre (Generasi Berencana) Maluku Utara, Muhammad Rizal.

Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran Unkhair, Amran Nur, memberikan dukungan penuh untuk acara ini.

“Acara ini merupakan terobosan yang sangat positif. Saya berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin dengan mengundang dosen-dosen lainnya,” ucap Amran, melalui rilis yang diterima halmaheranesia, Minggu, 8 September 2024.

Selain itu, Presiden BEM Fakultas Kedokteran Unkhair, Teguh Pratama Lukman, dalam kesempatan itu mengutip Bahril Hidayat Lubis dalam bukunya yang berjudul ‘Aku Sadar Aku Gila’.

“Seseorang yang mengenal orang lain adalah individu yang bijak, namun seseorang yang mengenal dirinya sendiri adalah individu yang tercerahkan,” kara Teguh, mengutip kalimat dalam buku tersebut.

Ia menjelaskan, seminar ini bertujuan untuk memperkenalkan dan meningkatkan kesadaran mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Unkhair mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental selama perkuliahan.

“Serta pentingnya mengelola diri di media sosial dan mengetahui batas diri,” ujarnya.

Muhammad Rizal, selaku narasumber, menekankan pentingnya mencari dukungan dari teman sebaya ketika menghadapi tekanan.

“Ketika seseorang mengalami tekanan dan membutuhkan tempat untuk meluapkan perasaan, penting untuk mencari teman yang bersedia mendengarkan, karena seringkali yang dibutuhkan adalah telinga yang siap mendengar,” ucap Rizal.

Selain itu, Abdul Hamid Saragih mengingatkan fenomena masalah kesehatan mental yang saat ini cukup marak menimpa remaja dan mahasiswa sering berujung pada perilaku self-harm (menyakiti diri).

“Jika seseorang pernah memiliki pikiran untuk bunuh diri, ingatlah bahwa diri Anda sangat berharga dan Anda tidak sendirian. Masih ada orang-orang yang peduli dan mencintai Anda,” kata Abdul.

Para narasumber juga mengingatkan agar mahasiswa tidak hanya fokus pada peningkatan intelektual, tetapi juga terlibat dalam organisasi untuk mengasah keterampilan dan kemampuan.

“Mengingat kecerdasan emosional juga sangat penting di dunia kerja. Kesuksesan hidup Anda delapan puluh persen ditentukan kecerdasan emosional Anda,” demikian Abdul mengutip salah satu tokoh terkenal Daniel Goleman.

Ia pun berpesan kepada mahasiswa baru agar dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan baru melalui pengaturan waktu yang baik dan pembelajaran mandiri.

“Kehidupan perkuliahan berbeda dari masa SMA. Tanpa pengawasan orang tua, mahasiswa harus dapat mengatur waktu dan diri sendiri,” pungkasnya.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

by halmaheranesia
MENU