Halmaheranesia – Anomali Coffee kini hadir di Kota Ternate, Maluku Utara. Mereka tidak hanya memperluas jaringan bisnisnya, tetapi juga membawa dampak positif bagi ekonomi lokal.

Dengan konsep baru “Anomali Coffee & Kitchen” mereka turut menggandeng petani untuk menghadirkan bahan baku khas Ternate, seperti cengkih ke dalam menu andalannya.

Salah satu inovasi kuliner yang diperkenalkan adalah Ternate Creme Brulee, hidangan pencuci mulut yang memanfaatkan rempah-rempah lokal sebagai bahan utama.

Selain itu, sejumlah menu lainnya, seperti Grill Lobster dan Iga Bakar Sambal Matah dirancang untuk memadukan cita rasa Nusantara dengan kekayaan hayati Ternate.

Irvan Helmi, Co-Founder Anomali Coffee mengaku, sejak berdiri pada tahun 2007, Anomali Coffee telah mengkurasi lebih dari 20 jenis Single Origin Coffee yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Sumatera, Jawa, Bali, Sulawesi, NTT, dan Papua.

“Kami tidak hanya ingin membuka cabang baru, tetapi juga memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Melalui kerja sama dengan petani lokal, kami berharap dapat memperkuat ekonomi setempat,” ujar Irvan di acara Grand Opening yang berlangsung di Jalan Merdeka Nomor 20, Santiong, Kecamatan Ternate Tengah pada Jumat, 27 Desember 2024.

Menurut dia, Anomali Coffee juga berkomitmen mendukung petani cengkih di Ternate dengan membeli hasil panen langsung dari mereka. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani lokal sekaligus memperkuat identitas Ternate sebagai Kota Rempah di tingkat nasional dan internasional.

“Kami percaya, kopi dan makanan khas Nusantara adalah cara terbaik untuk menghubungkan budaya dan mendukung keberlanjutan masyarakat, terutama di Kota Rempah Ternate,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, turut bangga atas kehadiran Anomali Coffee di Kota Rempah. Baginya, Anomali Coffee adalah brand kafe terkenal di Indonsia.

“Sudah tentu ini akan menambah semangat kita untuk mengangkat Ternate secara luas ke depan. Terutama di beberapa menunya menggunakan rempah khas dan diharapkan bisa dikenal semua orang,” jelas Tauhid.

Bagikan:

Iksan Muhamad

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *