02
Oktober
2026
Jumat - : WIB

Ini Cara Mengetahui Wartawan Menurut Ketua AJI Ternate

halmaheranesia
Juli 13, 2022 pada Kabar Daerah
Ketua AJI Kota Ternate, Ikram Salim. Foto (Istimewa)

Ternate, HN – Maraknya kasus pemerasan atas nama wartawan di Maluku Utara tentu membuat profesi mulia ini mendapat salah tafsir dari berbagai pihak. Padahal, tugas-tugas wartawan sejatinya berjalan di atas konstitusi dan memiliki perusahaan pers yang jelas.

Seperti pemberitaan sebelumnya yang terbit pada Rabu, 13 Juli 2022, disebutkan dua pemuda di Ternate, dilaporkan ke kepolisian karena memeras pemilik tempat pijit dengan mengaku bekerja sebagai wartawan. Tak tanggung-tanggung, keduanya bahkan meminta uang sebesar Rp 15 juta.

Berita terkait: Bawa Nama Wartawan, 2 Pemuda di Ternate Minta Uang ke Pemilik Tempat Pijit

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Ternate, Ikram Salim, mengatakan di dunia jurnalis sudah familiar dengan nama wartawan abal-abal.

“Wartawan ini cenderung membuat berita tendensius dan pertanyaan-pertanyaan tendensius dengan maksud dan tujuan memeras narasumber,” ucap Ikram, saat dihubungi melalui aplikasi pesan singkat, Rabu, 13 Juli 2022.

Ia menjelaskan, orang-orang tersebut cenderung menggunakan atribut yang dibuat mirip dengan lembaga negara. Mereka yang mengaku wartawan ini juga tidak memiliki tata krama komunikasi yang baik terhadap setiap sumber yang diwawancarai.

“Jadi wartawan abal-abal ini tidak bisa dibiarkan karena mereka menyalahgunakan fungsi pers. Makanya kami berharap sumber bisa skeptis, seperti menanyakan asal medianya, dicek medianya melalui box redaksi atau menghubungi wartawan profesional lainnya untuk meminta pendapatnya,” paparnya.

Ikram justru mengingatkan, jika narasumber berita menemukan ciri-ciri wartawan yang seperti itu, maka bisa meminta orang tersebut untuk pergi.

“Jika menemukan wartawan seperti ini usir saja, jangan takut,” pungkasnya.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

by halmaheranesia
MENU