Halmaheranesia – Sebanyak 38 pedagang kuliner yang saat ini berjualan di kawasan Benteng Oranje, Kota Ternate, Maluku Utara, akan segera dipindahkan ke lokasi semula di belakang Jatiland Mall.
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan pemerintah mengundang para pedagang makanan seperti penjual gorengan, martabak, pisang lumpur, dan terang bulan yang saat ini beroperasi di Taman Film Benteng Oranje.
Rizal mengatakan, rapat itu juga melibatkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) serta para pedagang di aula kantor Bappelitbangda Kota Ternate.
“Rapat ini bertujuan untuk memberi informasi awal kepada para pedagang bahwa dalam waktu dekat mereka akan dikembalikan ke lokasi semula, sesuai janji Pemkot sebelumnya,” ujar Rizal, Kamis, 6 November 2024.
Ia mengaku, para pedagang sempat dipindahkan sementara waktu karena penataan belakang Jatiland Mall. Setelah pekerjaan penataan selesai, pedagang makanan diutamakan kembali lebih dahulu.
Pemkot Ternate, kata dia, mengalokasikan anggaran Rp 200 juta di Dinas PUPR untuk menyediakan tenda dan gerobak bagi pedagang, serta tambahan 18 unit dari Disperindag, dengan total 38 unit untuk pedagang lama, tanpa pedagang baru.
“Kami prioritaskan pedagang lama di sisi utara, dan pemerintah juga akan melakukan pengaspalan jalan sebelum mereka kembali. Gerobak baru dengan desain seragam juga disediakan untuk menjaga estetika, dan area tersebut akan dibatasi, tidak ada pedagang jamu,” jelasnya.
Selain itu, Rizal menambahkan, Pemkot akan mengatur pengangkutan sampah melalui armada khusus, serta menambah satu unit kendaraam roda tiga untuk area belakang Jatiland Mall.
“Pemasangan jaringan air PDAM juga akan segera diselesaikan agar pedagang bisa beroperasi dengan nyaman. Sementara itu, lokasi Taman Film Benteng Oranje akan kembali difungsikan sebagai area olahraga,” pungkasnya.





