02
Oktober
2026
Jumat - : WIB

Cuaca Buruk, Pasokan Ikan di Ternate Minim, Harga Ikut Melonjak

halmaheranesia
Desember 16, 2024 pada Kabar Daerah
Lapak pedagang ikan di Pasar Gamalama, Kota Ternate, Maluku Utara. Foto (Musmaulana/halmaheranesia)

Halmaheranesia – Cuaca buruk yang melanda Maluku Utara beberapa hari ini berdampak pada harga ikan di Pasar Gamalama, Kota Ternate.

Pantauan halmaheranesia pada Senin, 16 Desember 2024, ketersediaan stok ikan di lapak pedagang hanya jenis cakalang, tuna, dan sorihi. Jenis ikan lainnya seperti dolosi atau lolosi, komo, dan tude tidak tersedia.

Rahim, salah satu pedagang ikan menjelaskan, nelayan saat ini dilarang melaut akibat kondisi cuaca yang tidak mendukung. Hal ini menyebabkan pasokan ikan menurun, lalu berimbas pada kenaikan harga.

“Stok ikan sekarang kosong karena nelayan dilarang melaut. Kalau ikan kosong, otomatis harga akan naik,” tukas Rahim.

Rahim mengungkapkan, harga ikan cakalang dan tuna ukuran sedang yang sebelumnya Rp 30 ribu hingga Rp 45 ribu per ekor kini melonjak menjadi Rp 60 ribu sampai Rp 80 ribu.

“Untuk (cakalang dan tuna) ukuran besar, harga naik dari Rp 125 ribu menjadi Rp 200 ribu per ekor. Sementara yang kecil sebelumnya Rp 15 ribu per ekor kini naik Rp 25 ribu,” jelasnya.

Ia mengaku, untuk ikan sorihi dijual dengan harga Rp 50 ribu per kilogram untuk 10 ekor, sebelumnya hanya Rp 20 ribu. Pasokan ikan sorihi juga terbatas. Biasanya, ikan diperoleh dari nelayan di Kelurahan Dufa-Dufa, Sangaji, hingga Rua.

“Jika stok dari wilayah tersebut tidak mencukupi, pedagang terpaksa mengandalkan pasokan dari Manado, meskipun harga tetap tinggi,” tuturnya.

Rahim memperkirakan harga ikan akan terus naik jika cuaca buruk berlanjut dan nelayan tidak melaut.

“Kalau besok stok ikan tidak masuk lagi, harga pasti akan terus naik,” pungkasnya.

_____

Reporter: Musmaulana

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

by halmaheranesia
MENU