Halmaheranesia – Sebanyak 49 unit hunian tetap (huntap) bagi warga korban banjir bandang di Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, segera diresmikan.
Pembangunan yang berlokasi di Kelurahan Jambula ini telah mencapai 99 persen dan memasuki tahap penyelesaian akhir atau finishing. Selain rumah tinggal, kawasan tersebut juga dilengkapi dengan satu musala.
Proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, dengan pelaksanaan oleh CV. Nindya Karya.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Ternate, Tonny S. Pontoh, menyatakan bahwa seluruh fasilitas pendukung, seperti listrik, jalan, dan air bersih, telah tersedia.
“Uji coba lampu jalan di kawasan tersebut juga sudah dilakukan. Progres pembangunan sudah 99 persen, tinggal tahap finishing dan penanaman pohon untuk ruang terbuka hijau,” ujar Tonny, Senin, 8 Januari 2025.
Huntap ini direncanakan diresmikan pada awal Januari 2025. Sebelumnya, pihak kontraktor akan menyerahkan seluruh unit rumah beserta fasilitasnya kepada Disperkimtan sebagai perwakilan Pemkot Ternate.
“Sebanyak 49 unit rumah dan satu musala akan diserahkan kepada kami untuk diresmikan dan nantinya ditempati oleh warga korban banjir,” jelas Tonny.





