02
Oktober
2026
Jumat - : WIB

Waspada Tsunami, Warga di Morotai Mengungsi ke Dataran Tinggi

halmaheranesia
Juli 30, 2025 pada Kabar Daerah
Warga di Pulau Morotai, Maluku Utara, mengungsi ke dataran tinggi usai mendapat imbaun waspada tsunami. Foto (Istimewa)

Halmaheranesia – Puluhan warga di Desa Sabatai Tua dan Sabala, Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara pada Rabu, 30 Juli 2025, mengungsi ke dataran yang lebih tinggi.

Warga mencari tempat yang dianggap aman usai adanya imbauan waspada yang dikeluarkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku Utara.

Seperti diketahui, wilayah Maluku Utara, salah satunya pesisir Halmahera Utara termasuk dalam daftar daerah yang masuk status waspada tsunami setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 8,7 mengguncang pesisir timur Kamchatka, Rusia, Rabu, 30 Juli 2025 pukul 06.24 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan gelombang tsunami akan mencapai pesisir Halmahera Utara sekitar pukul 16.04 WIT.

Meskipun ketinggian gelombang diprediksi berada di bawah 0,5 meter, status waspada tetap diberlakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi dampak yang mungkin terjadi.

Uni, salah satu warga Sabatai ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat membenarkan adanya sejumlah warga yang mengungsi ke dataran tinggi.

“Ini tong (kita) samua sudah lari ke gunung,” ujar Uni.

Ia mengatakan, informasi waspada mereka dapat dari media sosial dan pemberitahuan dari pemerintah desa.

Hal senada juga disampaikan Hasni, warga Sabala yang telah meninggalkan rumah untuk mengungsi ke dataran tinggi bersama anak dan keluarga.

“Kita panik, grub Facebook keluarga ramai bahas waspada, banyak yang kirim foto dan video tsunami,” jelasnya.

____

Reporter: Risaldi S

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

by halmaheranesia
MENU