05
Oktober
2026
Senin - : WIB

Dua Kecamatan di Ternate Dibidik Jadi Pusat Pertumbuhan Baru

Iksan Muhammad
Oktober 5, 2026 pada Kabar Daerah
Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, saat member sambutan FGD RDTR. Foto (Istimewa)

Halmaheranesia — Pemerintah Kota Ternate mulai menyiapkan Kecamatan Hiri dan Kecamatan Moti sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Kedua wilayah tersebut didorong berkembang lebih tertata, layak huni, dan memiliki daya saing.

Dorongan itu disampaikan Wali Kota Ternate H. M. Tauhid Soleman saat membuka Focus Group Discussion (FGD) I Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Konsultasi Publik (KP) I Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), Senin, 5 Oktober 2026.

Menurut Tauhid, penyusunan RDTR Hiri dan Moti menjadi langkah strategis untuk menentukan arah pembangunan kedua wilayah secara lebih terencana. Dokumen tersebut nantinya menjadi pedoman pemerintah dalam mengarahkan pembangunan, penyediaan infrastruktur, hingga pengalokasian anggaran jangka panjang.

“Penyusunan materi teknis dan RanperKada RDTR di Kota Ternate merupakan kegiatan yang bersifat multisektoral dan langkah preventif sekaligus akseleratif dalam rangka mewujudkan pengembangan wilayah perencanaan Hiri dan wilayah perencanaan Moti yang berkelanjutan,” kata Tauhid.

Ia berharap Hiri dan Moti tidak hanya berfungsi sebagai wilayah penyangga Kota Ternate. Kedua wilayah tersebut diharapkan mampu tumbuh sebagai kawasan dengan pusat-pusat aktivitas ekonomi baru.

Namun, Tauhid mengingatkan pengembangan ekonomi dan pembangunan infrastruktur harus tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

“Kita harus memastikan bahwa rencana pembangunan hari ini tidak merusak atau mengorbankan daya dukung serta daya tampung lingkungan untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, melalui RDTR, Pemkot Ternate juga ingin memberikan kepastian arah pemanfaatan ruang, termasuk mendukung proses perizinan dan kemudahan investasi di Hiri dan Moti.

Sementara KLHS digunakan untuk memastikan prinsip pembangunan berkelanjutan terintegrasi dalam penyusunan RDTR kedua wilayah tersebut.

“Saya berharap pada kegiatan FGD I RDTR dan KP I KLHS ini bisa memberikan masukan-masukan yang bermanfaat bagi pembangunan di Kota Ternate, khususnya di sektor perencanaan tata ruang, sarana, prasarana dan utilitas perkotaan,” pungkasnya.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

by halmaheranesia
MENU
close