02
Oktober
2026
Jumat - : WIB

Inovasi Teh dari Unkhair: Membawa Kearifan Rempah ke Cangkir Konsumen

halmaheranesia
September 16, 2025 pada Kabar Daerah
Tim dosen Unkhair menghadirkan inovasi baru berupa Teh Rempah KhairunTea. Foto (Istimewa)

Halmaheranesia – Tim dosen Universitas Khairun (Unkhair) menghadirkan inovasi baru berupa Teh Rempah KhairunTea. Inovasi ini dipimpin oleh Gunawan Hatari, S.Pt., M.Si selaku ketua tim PKM Kewirausahaan, bersama anggota Abd. Syukur Lumbessy, S.TP., M.Sc,

Melalui siaran persnya, Gunawan Hatari menjelaskan, rempah-rempah sejak lama dikenal sebagai identitas dan kebanggaan Nusantara. Sejarah mencatat bahwa rempah bukan hanya menjadi komoditas perdagangan dunia, tetapi juga menyimpan nilai kesehatan, tradisi, dan ekonomi yang sangat penting.

Pihaknya mengusung semangat mengangkat kearifan rempah agar lebih dekat dengan masyarakat melalui produk minuman sehat dan modern.

“Teh Rempah Khairun Tea bukan sekadar produk minuman biasa, melainkan hasil kolaborasi antara riset akademik, tradisi lokal, dan kebutuhan masyarakat modern,” ungkap Gunawan.

“Kami melihat bahwa masyarakat saat ini semakin sadar akan pentingnya pola hidup sehat. Namun, produk herbal yang ada di pasaran masih sering dianggap kurang praktis atau memiliki rasa yang kurang menarik. Karena itu, KhairunTea kami hadirkan sebagai solusi: sebuah minuman sehat, praktis, namun tetap memiliki cita rasa khas rempah Nusantara,” sambungnya.

Ia mengaku, produk ini diracik dengan memanfaatkan berbagai jenis rempah lokal yang memiliki khasiat kesehatan tinggi, mulai dari jahe, cengkeh, kayu manis, hingga pala. Setiap rempah dipilih secara selektif dan diformulasikan dalam takaran yang seimbang, sehingga menghasilkan kombinasi aroma yang menenangkan, rasa yang nikmat, serta manfaat yang baik bagi tubuh.

“KhairunTea ini bukan hanya menyegarkan, tetapi juga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, melancarkan peredaran darah, dan memberikan efek relaksasi bagi konsumen,” tambah Gunawan.

Sementara itu, Abd. Syukur Lumbessy menekankan pentingnya sinergi antara akademisi dan masyarakat dalam pengembangan produk inovatif. Ia menjelaskan bahwa KhairunTea dirancang tidak hanya sebagai minuman alternatif yang menyehatkan, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan ekonomi lokal.

“Kami berharap produk ini bisa membuka peluang usaha baru, terutama bagi masyarakat yang bergerak di sektor pertanian dan pengolahan rempah. Dengan adanya nilai tambah dari rempah yang diolah menjadi teh, maka keberlanjutan ekonomi berbasis lokal juga akan semakin terjamin,” jelasnya.

Lebih jauh, ia menambahkan bahwa keberadaan KhairunTea juga diharapkan dapat memperkuat posisi rempah Indonesia di pasar modern. Selama ini, rempah lebih banyak dijual dalam bentuk bahan mentah, sehingga nilai ekonominya kurang maksimal.

Melalui inovasi pengolahan seperti teh rempah ini, rempah dapat dipasarkan dalam bentuk produk siap konsumsi dengan nilai jual yang lebih tinggi.

Teh Rempah KhairunTea juga dirancang dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan. Tim PKM menekankan penggunaan bahan baku lokal yang ramah lingkungan, serta proses pengolahan yang sederhana namun higienis.

“Dengan demikian, produk ini bukan hanya sehat bagi konsumen, tetapi juga sejalan dengan prinsip keberlanjutan yang kini menjadi perhatian global. Inovasi ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk kalangan akademisi dan praktisi kesehatan,” jelasnya.

Baginya, banyak yang melihat KhairunTea sebagai contoh nyata bagaimana perguruan tinggi dapat berperan aktif dalam menciptakan produk inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, keberhasilan pengembangan ini juga menunjukkan bahwa riset di bidang pangan dan herbal dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Dengan lahirnya KhairunTea, Universitas Khairun ingin membuktikan bahwa potensi lokal, bila digarap dengan serius dan inovatif, mampu bersaing dengan produk-produk lain di pasaran.”

Produk ini, kata dia, diharapkan tidak hanya diminati di tingkat lokal, tetapi juga bisa melangkah lebih jauh ke pasar nasional, bahkan internasional.

“Kami ingin KhairunTea menjadi simbol bahwa rempah Nusantara masih relevan, modern, dan bermanfaat di era global saat ini,” tegasnya.

Ke depan, tim PKM Kewirausahaan berencana untuk terus mengembangkan varian KhairunTea dengan memadukan lebih banyak jenis rempah serta mengeksplorasi potensi pasar yang lebih luas.

Dengan dukungan riset berkelanjutan dan komitmen pada kualitas, KhairunTea diyakini akan menjadi salah satu inovasi unggulan yang membawa nama baik rempah Nusantara sekaligus mendukung gaya hidup sehat masyarakat.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

by halmaheranesia
MENU