
Halmaheranesia – Banjir dan longsor yang menimpa sejumlah titik di Kecamatan Ibu dan Loloda, Halmahera Barat, Maluku Utara, pada Rabu, 7 Januari 2026 membuat akses jaringan telekomunikasi tak dapat digunakan.
Warga di daerah terdampak kesulitan menghubungi keluarga mereka untuk memberitahukan kondisi yang mereka alami. Begitu juga sebaliknya, pihak keluarga pun tak bisa menghubungi sanak-saudara yang sedang tertimpa musibah.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kadis Kominfo) Halmahera Barat, Sahmi Salim, menyebutkan akses telekomunikasi memang terputus lantaran suplay listrik ke site Gamlamo juga ikut terputus.
“Pihak Telkomsel saat ini lagi dalam perjalanan untuk backup menggunakan genset, cuman belum bisa tembus ke site Gamlamo,” kata Sahmi, menjawab salah satu keluhan keluarga korban terdampak di sebuah Grup WhatsApp.
Seperti diketahui, berdasarkan informasi yang dihimpun halmaheranesia, beberapa titik terdampak tersebut di antaranya Desa Gamlamo dan Tongute Ternate, Kecamatan Ibu, yang dihantam banjir.
Kemudian sejumlah rumah di Desa Tolofuo, Totala, Kedi, Kecamatan Loloda, dan Desa Sasur, Kecamatan Sahu, Halmahera Barat, terkena longsor.
Namun, data resmi atau informasi secara keseluruhan belum terhimpun semuanya. Begitu juga dengan data korban maupun kerugian yang menimpa warga.