

Halmaheranesia — Kebakaran melanda lahan kebun terjadi di Desa Wayabula, Kecamatan Morotai Selatan Barat, Kabupaten Pulau Morotai, Sabtu, 3 Oktober 2026, sekitar pukul 15.30 WIT.
Informasi yang dihimpun halmaheranesia, personel Polsek Morotai Selatan Barat bersama sejumlah masyarakat langsung mendatangi lokasi dan melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api semakin meluas dan menjangkau lahan perkebunan maupun area di sekitar lokasi.
Kapolsek Morotai Selatan Barat, Iptu Ronal Tail, mengatakan proses pemadaman masih dilakukan karena kondisi cuaca panas disertai tiupan angin yang cukup kencang. Kondisi tersebut menyebabkan api dan asap mudah menyebar di area yang dipenuhi vegetasi kering.
“Personel bersama masyarakat masih melakukan pemadaman secara bersama-sama. Kami berupaya mengendalikan titik api agar tidak semakin meluas,” ujar Iptu Ronal Tail.
Ia mengungkapkan, kebakaran diperkirakan telah berdampak pada puluhan hektare lahan kebun masyarakat. Sejumlah tanaman perkebunan seperti kelapa, cengkeh, pala, dan pisang turut terdampak akibat kebakaran.
Terkait penyebab kebakaran, ia menduga dipengaruhi kondisi cuaca panas serta adanya aktivitas pembakaran oleh masyarakat. Namun, penyebab pasti kejadian masih dilakukan pendalaman untuk memastikan sumber api.
“Personel Polsek Selatan Barat bersama masyarakat terus melakukan pemantauan dan pemadaman di sejumlah titik yang masih berpotensi terbakar. Petugas juga mengantisipasi kemungkinan api kembali muncul akibat kondisi lahan yang kering dan angin yang berubah-ubah,” ungkapnya.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, khususnya saat kondisi cuaca panas dan angin kencang. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan titik api agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.
close