19
Oktober
2026
Senin - : WIB

Pemprov Malut Pastikan Stok BBM Ternate Aman, Pasokan Bertambah Pekan Ini

Iksan Muhammad
Oktober 19, 2026 pada Kabar Daerah
Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, bersama jajaran saat mengunjungi Fuel Terminal (FT). Foto (Istimewa)

Halmaheranesia – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, bersama jajaran terkait meninjau Fuel Terminal (FT) Ternate untuk memastikan kelancaran pasokan BBM, Minggu, 19 Oktober 2026.

Sarbin mengatakan, stok di Fuel Terminal (FT) Ternate diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan selama 6–16 hari, dengan tambahan pasokan yang dijadwalkan tiba pada 21 dan 23 Oktober 2026.

Sarbin mengaku, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM. Ia juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

“Pemerintah Provinsi Maluku Utara ingin memastikan masyarakat tetap tenang karena ketersediaan BBM di Ternate dan sekitarnya dalam kondisi aman. Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga kelancaran pasokan dan distribusi. Masyarakat diharapkan tetap beraktivitas seperti biasa dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang justru dapat memicu antrean,” ujar Sarbin.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Maluku Utara, Abdul Karim Usman, menjelaskan, berdasarkan pemantauan pada 18 Oktober, stok BBM di FT Ternate memiliki ketahanan sekitar 6–16 hari. Pasokan tambahan dijadwalkan tiba melalui kapal MT PIS Cepu pada 21 Oktober dan MT Klawotong pada 23 Oktober 2026.

“Dengan tambahan pasokan tersebut, kami berharap ketersediaan BBM dan kelancaran distribusi di Ternate dan sekitarnya tetap terjaga,” jelasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maluku Utara, M. Ronny Saleh, mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.

Menurut Ronny, ketersediaan BBM berperan penting dalam mendukung aktivitas perdagangan, transportasi, dan kegiatan ekonomi masyarakat. Karena itu, masyarakat diharapkan tetap bijak dalam membeli BBM serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, dan tidak melakukan panic buying. Gunakan kendaraan secara bijak serta jangan mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Dengan begitu, aktivitas ekonomi dan perdagangan masyarakat dapat terus berjalan normal,” pungkasnya.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

copyright halmaheranesia
MENU