
Ternate, HN – Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara belum menyalurkan dana hibah Pilkada 2024 ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Ternate.
Ketua Bawaslu Kota Ternate, Kifli Sahlan mengatakan, sesuai penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bersama pemerintah Kota Ternate dana tersebut estimasinya kurang lebih Rp 10 miliar.
Namun hingga saat ini tahapan Pilkada sudah berjalan, dan dana itu belum juga masuk ke rekening Bawaslu. Bahkan koordinasi saat ini terus dibangun bersama pemerintah kota.
“Sejak dari penandatanganan NPHD sampai sekarang komunikasi dengan pemerintah Kota Ternate masih berjalan bagus. Kita saling berkoordinasi,” kata Kifli, Minggu, 5 Mei 2024.
Meski komunikasi dilakukan, ia mengaku masih menunggu apakah sudah dikucurkan pemerintah kota ke rekening Bawaslu atau belum.
“Saya belum cek, akan saya koordinasikan lagi apakah sudah ditransfer ke kita atau belum,” ucap Kifli.
Pihaknya berharap, agar Pemkot Ternate segera percepat pencairan dana itu, sehingga tidak mengganggu proses tahapan yang sementara sudah berjalan.
“Dengan segala kerendahan hati dengan rasa hormat kepada pemkot agar supaya tidak mengganggu proses tahapan yang sementara berjalan,” ujarnya.
“Sesuai NPHD besaran dana yang diberikan sebesar Rp 10 miliar sekian, ditambah dana sering dari provinsi jadi totalnya kurang lebih Rp 12 miliar sekian,” pungkasnya.
Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman mengaku akan merealisasikan anggaran hibah dari Bawaslu dalam waktu dekat melalui Kesbangpol.
“Ada permintaan. Kita pastikan kita kasih, dalam bulan ini sudah terealisasi. Tapi mungkin bertahap,” pungkasnya.