Halmaheranesia – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Ternate pada Senin, 6 Januari 2025 bersama Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Permukiman (Satker PKP) Provinsi Maluku Utara serta PT Nindya Karya meninjau hunian tetap (huntap) korban banjir Rua.

Kawasan ini memiliki 49 unit hunian tetap dan satu unit musala. Peninjauan ini dilakukan untuk melihat langsung kesiapan bangunan yang telah selesai dibangun, termasuk infrastruktur pendukung seperti listrik, air bersih, serta kondisi fisik bangunan, seperti pintu, jendela, dan fasilitas lainnya.

Kepala Disperkimtan Kota Ternate, Tonny S. Pontoh, mengatakan pihaknya bersama Satker PKP dan PT Nindya Karya ingin memastikan kesiapan hunian sebelum dilakukan serah terima dari pelaksana kegiatan ke Satker, yang nantinya akan diserahkan kepada Pemerintah Kota Ternate.

“Peninjauan ini untuk memastikan kesiapan bangunan sebelum diserahkan. Kami juga memberikan sejumlah masukan terkait perbaikan kecil, seperti pintu, jendela, dan selokan,” ujar Tonny.

Menurutnya, PT Nindya Karya telah menyelesaikan pembangunan Huntap dengan progres mencapai 99 persen. Saat ini, hanya tinggal tahap pembersihan dan perapian akhir sebelum bangunan resmi diserahkan.

“Mungkin dalam sehari atau dua hari semuanya sudah selesai, karena tinggal dirapikan,” tambahnya.

Disperkimtan juga akan menjadwalkan sosialisasi kepada warga penerima Huntap setelah berkoordinasi dengan Walikota dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate.

“Untuk jadwal sosialisasi, nanti setelah kami koordinasikan dengan Pak Wali dan Sekda,” pungkasnya.

 

 

 

Bagikan:

Iksan Muhamad

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *