Halmaheranesia – Pembangunan dermaga penghubung antara Sulamadaha dan Hiri akhirnya rampung dan diresmikan pada 15 Januari 2025.

Sebagai ungkapan rasa syukur, Pemerintah Kota Ternate menggelar doa bersama yang melibatkan Badan Sara Sulamadaha-Hiri serta empat imam masjid di Sigi Heku.

Diketahui, proyek strategis ini dikerjakan secara bertahap oleh Dinas PUPR Kota Ternate. Fasilitas yang dibangun meliputi breakwater atau pemecah ombak dan ruang tunggu (shelter).

Dalam sambutannya, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menyampaikan bahwa pembangunan dermaga ini merupakan wujud dari komitmennya sejak menjabat pada 2021.

“Pelabuhan ini sudah lama dinantikan oleh warga Hiri. Saat itu, saya bertekad membangunnya karena kita tahu akses ke Hiri sangat sulit, terutama saat cuaca buruk. Mereka harus melalui Hol Sulamadaha, sehingga pelabuhan ini menjadi prioritas,” kata Tauhid.

Ia juga menegaskan bahwa proyek ini diawasi langsung oleh Kejaksaan Negeri Ternate untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.

“Pemkot Ternate berencana membangun tambatan perahu pada 2025 guna melengkapi fasilitas dermaga,” ujarnya.

Kepala Dinas PUPR Kota Ternate, Rus’an M. Nur Taib mengatakan, bahwa Pemkot Ternate nantinya akan menambah fasilitas seperti tambatan perahu, akses jalan serta perluasan tempat parkir.

“Dinas Perhubungan sementara mengurus pemutihan gedung, sehingga tahun ini kita bikin akses jalan menuju tambatan perahu dan perluasan tempat parkir,” jelasnya.

Sementara itu, mewakili masyarakat Hiri, Kapita Mado, Sudin Gogoru, menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kota Ternate.

“Terima kasih, so (sudah) bikin torang (kami) pe (punya) pelabuhan,” ungkap Sudin.

Bagikan:

Iksan Muhamad

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *