02
Oktober
2026
Jumat - : WIB

Mahasiswa STPK Banau Suarakan Nasib Kampus yang Memprihatinkan

halmaheranesia
Januari 21, 2025 pada Kabar Daerah
Mahasiswa STPK Banau menyuarakan nasib kampus mereka yang terancam ditutup. Foto (Istimewa)

Halmaheranesia – Sejumlah mahasiswa Sekolah Tinggi Pertanian Kewirausahaan (STPK) Banau mendatangi kantor Bupati Halmahera Barat pada Selasa, 21 Januari 2025. Mereka menyuarakan sejumlah persoalan yang tengah dihadapi kampus tersebut.

Seorang mahasiswa, Rahmatia Holle, mengatakan sudah enam bulan gaji dosen belum terbayarkan. Hal itu akhirnya berdampak pada keaktifan kampus.

“Aksi ini merupakan keterpanggilan moril kami sebagai mahasiswa, maka dari itu kami minta respons baik dari pihak ketua, akademik, maupun dosen untuk mari kita sama-sama mencari jalan keluar serta solusi untuk kampus STPK Banau Halmahera Barat saat ini yang sedang tidak baik-baik saja,” ucap Rahmatia Holle.

Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Agribisnis STPK Banau, Rianty Karapeo menyebutkan, bahwa pihak Yayasan STPK Banau harus hadir untuk memberikan solusi, karena tidak terbayarkannya gaji dosen selama enam bulan membuat kampus tidak lagi aktif seperti biasanya.

Mahasiswa Agribisnis, Farid M. Ali menambahkan, kondisi kampus saat ini sedang tidak baik-baik saja. Kampus bisa saja akan terancam ditutup, apalagi hak-hak pekerja di kampus tidak tersalurkan.

Para mahasiswa juga meminta agar Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat dapat mengambilalih pengelolaan kampus, karena bagi mereka pihak yayasan tidak lagi mampu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi saat ini.

Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan, halmaheranesia masih berupaya menghubungi pihak Yayasan STPK Banau.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

by halmaheranesia
MENU