02
Oktober
2026
Jumat - : WIB

UMMU Resmi Bertambah 2 Guru Besar

halmaheranesia
Januari 23, 2025 pada Kabar Daerah
Foto bersama antara Kepala LLDIKTI Wilayah 12, Dr. Jantje Eduard Lekamtopessy, SE., M.Si., Ak., CA beserta staf, dan Prof. Abdul Halil Hi. Ibrahim dan Prof. Ahmad Talib. Foto (Istimewa)

Halmaheranesia – Dua dosen di Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Ternate, Abdul Halil Hi. Ibrahim dan Ahmad Talib, resmi mengantongi Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Guru Besar oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah 12 yang bertempat di Kota Ambon, Provinsi Maluku pada Rabu siang, 22 Januari 2025.

SK kedua dosen tersebut sebagai guru besar dikeluarkan sejak 28 Desember 2024 lalu.

Abdul Halil Hi. Ibrahim ditetapkan berdasarkan SK Nomor 137476/M/07/2024, sementara Ahmad Talib ditetapkan melalui SK Nomor 139501/M/07/2024 oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi di Jakarta.

Kepala LLDIKTI Wilayah 12 Ambon, Dr. Jantje Eduard Lekamtopessy, dalam sambutannya mengucapkan selamat atas penganugerahan gelar profesor kepada Abdul Halil dan Ahmad Talib.

“Pertama-tama saya ucapkan selamat kepada Prof. Halil dan Prof. Ahmad atas dianugerahkan gelar profesor. Selamat juga buat UMMU, serta selamat buat keluarga bapak berdua, capaian ini tentu tidak terlepas dari usaha bapak-bapak serta doa keluarga di rumah,” ucap Jantje.

Ia menyampaikan, bahwa bertambahnya jumlah guru besar pada suatu universitas akan membuat universitas tersebut semakin terkenal.

“Bertambahnya dua profesor di UMMU berarti sekarang profesor menjadi empat orang,” tuturnya.

Jantje pun menyampaikan permintaannya kepada dua guru besar tersebut untuk tetap berkarya dan ikut mendorong hadirnya guru besar pada kampus swasta ternama di Maluku Utara ini.

“Tugas Bapak-bapak tidak gampang. Bapak-bapak diharapkan agar dapat berkarya serta menuangkan ini pada dosen-dosen yang telah bergelar doktor supaya secepatnya dapat dianugerahi gelar profesor,” jelasnya.

Ia menjelaskan, masalah yang saat ini dihadapi di LLDIKTI Wilayah 12 adalah begitu banyak jumlah dosen yang belum bergelar doktor apalagi memiliki jabatan akademik sebagai guru besar.

“Memang dosen kita tidak banyak, sekarang jumlah doktor kita belum mencapai 10 persen dari jumlah total dosen di wilayah 12, padahal kita berharap ketika jumlah dosen misalnya sekitar 2000-an berarti jumlah doktor kita harapannya mencapai 50 persen atau 30 persen dari total angka itu,” ungkapnya.

Jantje berharap, dari 19 program studi di UMMU minimal dapat memiliki masing-masing satu profesor di setiap program studinya.

“Kita berharap akan lebih banyak lagi profesor yang dilahirkan di Universitas Muhammadiyah Maluku Utara. Akhir kata, sekali lagi saya ucapkan selamat untuk bapak berdua, selamat untuk UMMU,” pungkasnya.

Jumlah guru besar di LLDIKTI Wilayah 12 sudah berkisar 12 orang, empat di antaranya berada di UMMU.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

by halmaheranesia
MENU