Halmaheranesia – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, menegaskan bahwa pendidikan dan kesehatan akan menjadi prioritas utama dalam program 100 hari kerja pemerintahannya.

Selain itu, peningkatan sarana dan prasarana serta kesejahteraan petani dan nelayan juga masuk dalam agenda utama.

Sherly menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan visi dan misinya sejak pencalonan, serta selaras dengan program nasional Presiden Prabowo yang menitikberatkan pada kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.

“Sebenarnya visi dan misi saya dan Pak Sarbin selaras dengan cita-cita Presiden Prabowo. Fokus utama kami tetap pada kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur,” ujar Sherly dalam konferensi pers di Hotel Sahid Bella, Rabu, 5 Maret 20253.

Meski begitu, kata dia, ada tantangan besar muncul akibat pemangkasan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 50 persen dari pemerintah pusat.

Sherly mengakui bahwa pemotongan ini berdampak signifikan terhadap efisiensi penggunaan anggaran di berbagai sektor.

“Saya masih perlu melihat secara detail. Namun, sesuai informasi yang saya terima, ada pemotongan 50 persen dari DAK dan DAU. Jadi, kami akan memprioritaskan program-program yang paling mendesak agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” pungkasnya.

Bagikan:

Iksan Muhamad

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *