Halmaheranesia – Pemerintah Kota Ternate akan mengaktifkan kembali sejumlah koperasi yang tidak aktif sebagai bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi lokal melalui program Koperasi Merah Putih.
Setiap kecamatan di Kota Ternate ditargetkan memiliki delapan koperasi yang difungsikan kembali untuk mendukung penguatan ekonomi masyarakat.
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengungkapkan bahwa pemerintah daerah tidak membentuk koperasi baru, melainkan menghidupkan kembali koperasi lama yang selama ini tidak berjalan maksimal.
“Yang kita gunakan itu koperasi sebelumnya yang sudah ada, yang belum terlalu aktif. Sehingga tinggal dimaksimalkan saja,” jelas Rizal, Rabu, 14 Mei 2025.
Menurutnya, langkah ini menjadi bentuk konkret pemerintah dalam mempercepat upaya penguatan ekonomi kerakyatan, sekaligus meminimalisir pemborosan sumber daya dan anggaran untuk membentuk koperasi baru dari awal.
Pemkot Ternate juga memberikan dukungan penuh terhadap program ini, terutama karena manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat di tingkat bawah.
“Kami mendukung sepenuhnya, tinggal menunggu kebijakan selanjutnya dan kita akan menyesuaikan,” ujarnya.
Ia mengaku, program ini bagian dari implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 dan menggunakan alokasi dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Karena ini program mandatori, kita tidak bisa keluar dari ketentuan yang sudah ada,” tutup Rizal.





