
Halmaheranesia – Sashabila Widya Mus dan La Ode Yasir akhirnya resmi dilantik pada Senin, 26 Mei 2025, sebagai bupati dan wakil bupati Pulau Taliabu. Mereka diilantik langsung oleh Gubernur Provinsi Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, di Sofifi.
Sherly Tjoanda dalam kesempatan itu menyampaikan sejumlah pesan penting terkait prioritas pembangunan di Pulau Taliabu.
Ia menekankan, perlunya fokus penyelesaian infrastruktur jalan dan jembatan yang membutuhkan anggaran sekitar Rp 8 triliun.
Proyek ini, lanjut dia, mencakup pembangunan jalan kabupaten, provinsi, hingga nasional, sesuai data yang telah disampaikan dalam Musrenbang.
“Kita harus memiliki komitmen bersama agar pembangunan infrastruktur ini bisa rampung dalam waktu lima tahun ke depan,” ujarnya.
Sherly kemudian menyoroti potensi dua kawasan industri yang saat ini tengah dikembangkan di Pulau Taliabu sebagai penggerak utama ekonomi daerah.
Namun, ia mengingatkan agar pengelolaan sumber daya alam tidak hanya berorientasi pada eksploitasi mineral semata, melainkan harus memberikan manfaat jangka panjang yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal.
Selain itu, Gubernur juga menekankan pentingnya pembentukan koperasi yang saat ini tengah dirintis di sejumlah daerah.
“Dijadwalkan pada 4 Juni mendatang, Menteri Desa akan melakukan kunjungan untuk memantau pembentukan koperasi dan komite makanan yang telah berjalan, sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi rakyat,” ungkapnya.
Di bidang pendidikan, Sherly menegaskan bahwa pembangunan sekolah rakyat seluas 8 hektare menjadi prioritas utama.
“Sekolah ini dirancang untuk menampung 1.000 siswa dari keluarga kurang mampu, sebagai upaya memutus rantai kemiskinan dan membuka peluang masa depan yang lebih cerah bagi generasi muda Pulau Taliabu,” pungkasnya.
Setelah pengambilan sumpah jabatan bupati dan wakil bupati, acara dilanjutkan dengan pelantikan Surati Kene sebagai Ketua Penggerak PKK sekaligus Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Pulau Taliabu.
Turut hadir dalam acara pelantikan tersebut, keluarga besar pasangan bupati, jajaran Forkompinda Pulau Taliabu, pejabat pemerintah provinsi dan kabupaten, ketua partai politik, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan dari berbagai elemen pemerintahan dan masyarakat.
Hadir pula tokoh pemekaran Pulau Taliabu, Ahmad Hidayat Mus.
_______
Reporter: Rusmin Umagapi