Halmaheranesia – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate mengaku kesulitan dalam menangani permasalahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Buku Deru-Deru, Kelurahan Takome, karena keterbatasan alat berat.

Kepala DLH Kota Ternate, Muhammad Syafe’i, mengatakan pihaknya tidak dapat mengadakan alat berat baru seperti ekskavator dan buldoser karena keterbatasan anggaran.

“Kita ingin alat lengkap, tapi karena kondisi keuangan daerah tidak memungkinkan, jadi kita bertahan dengan yang ada saja,” kata Syafe’i, Senin, 2 Juni 2025.

Ia menjelaskan, saat ini terdapat tiga unit ekskavator dan dua unit buldoser yang ditempatkan di lokasi TPA. Namun, hanya satu ekskavator yang masih bisa difungsikan, sedangkan alat lainnya sudah rusak parah akibat usia pakai yang sudah lebih dari 10 tahun.

“Alat yang rusak pun sulit diperbaiki karena kerusakannya sudah parah. Ada buldoser dan ekskavator juga, tapi semuanya sudah terlalu tua,” ujarnya.

Menurut Syafe’i, jika alat-alat tersebut tetap dipaksakan untuk beroperasi, justru akan memperparah kerusakan. Saat ini, DLH hanya mengandalkan satu unit ekskavator bantuan dari Kementerian PUPR yang diberikan atas penghargaan TPS3R yang diterima Pemerintah Kota Ternate.

“Kita juga kewalahan kalau hanya mengandalkan satu alat. Untuk saat ini, kami masih berupaya mencari biaya perbaikan,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya sedang menyusun proposal bantuan dan menjalin koordinasi dengan pemerintah pusat serta kementerian terkait agar bisa mendapatkan tambahan alat berat.

“Kita sedang susun proposal bantuan dan melakukan berbagai upaya lobi ke kementerian. Semua pihak sedang kita dorong untuk membantu,” katanya.

Syafe’i juga menyampaikan, volume sampah yang masuk ke TPA meningkat signifikan dalam tiga tahun terakhir. Saat ini, produksi sampah harian mencapai 100 hingga 150 ton.

“Dalam tiga tahun terakhir, jumlah sampah per hari berkisar antara 100 hingga 150 ton. Di hari-hari biasa, rata-rata sekitar 100 ton,” pungkasnya.

Bagikan:

Iksan Muhamad

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *