
Halmaheranesia – Harga beras di Kota Ternate, Maluku Utara, mulai mengalami kenaikan dengan besaran selisih Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu.
Pantauan halmaheranesia pada Selasa, 1 Juli 2025, kenaikan harga beras di beberapa toko baru terjadi pada pekan terakhir bulan Juni 2025.
Ima, pemilik Toko Akbar Mur, mengaku bahwa faktor kenaikan harga beras disebabkan oleh musim panen belum tiba dan pembelian pihak Badan Urusan Logistik (Bulog) yang langsung ke pabrik, sehingga stoknya sangat terbatas.
“Minggu ini beras memang naik, satu karung ukuran 25 kilogram sebelumnya Rp 365.000 – Rp 385.000 naik menjadi Rp 395.000 – Rp 400.000. Harganya bervariasi sesuai merek berasnya,” ujar Ima.
Sementara itu, Adi, salah satu penjaga Toko Rafki, juga menyampaikan hal serupa. Ia mengaku untuk Kota Ternate, rata-rata semua beras itu diambil dari luar kota. Jika petani beras belum memasuki masa panen, itu sangat memengaruhi harga.
Adi mengaku, yang paling mahal beras merek Bola Mas, satu karung ukuran 25 kilogram sekarang harganya mencapai Rp 430.000, dengan harga sebelumnya sebesar Rp 420.000, sementara merek Bibir Merah sekarang sudah naik menjadi Rp 420.000, dengan harga sebelumnya Rp 410.000.
“Untuk yang satu karung ukuran 20 kilogram, harga sebelumnya kisaran Rp 310.000 hingga 315.000, sekarang naik menjadi Rp 325.000 sampai Rp 335.000. Untuk bahan pokok seperti gula, telur dan terigu, harganya masih stabil,” pungkasnya.
_____
Reporter: Andri R. Mansur