Halmaheranesia – Pemerintah Kota Ternate memastikan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) periode Juli–Agustus 2025 aman dan layak untuk disalurkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Kota Ternate.
Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Ternate, Muhamad Hartono, usai melakukan pengecekan kualitas dan kuantitas beras bantuan bersama Asisten Manajer Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum Bulog Ternate, Ulul Albab Suratin, di Gudang Bulog Salahudin, Senin, 7 Juli 2025.
“Pengecekan ini sesuai prosedur sebelum penyaluran dilakukan. Kami ingin memastikan beras yang akan dibagikan benar-benar sesuai kualitas yang ditetapkan pemerintah,” jelas Hartono.
Ia menyebutkan, selain mengecek kualitas, pihaknya juga memastikan jumlah beras mencukupi untuk kebutuhan 39.949 KPM, yang masing-masing akan menerima 10 kilogram beras medium.
“Kita juga cek kuantitasnya di dua gudang, yakni Gudang Bulog Salahudin dan Maliaro. Jangan sampai saat penyaluran nanti, stok tidak mencukupi atau kualitas berasnya buruk. Pemerintah menekankan, bantuan ini harus berupa beras medium,” tegasnya.
Hartono mengatakan, setelah dilakukan pengecekan, pihaknya telah mengeluarkan rekomendasi kepada Bulog untuk segera menyalurkan bantuan kepada masyarakat.
Bantuan beras ini, kata dia, merupakan program pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang disalurkan oleh Perum Bulog.
“Program ini bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran rumah tangga penerima bantuan pangan. Ini juga sebagai bentuk perlindungan dari dampak gejolak harga pangan serta untuk mengendalikan inflasi, kemiskinan, stunting, dan gizi buruk,” tambahnya.
Bantuan ini menjadi bagian dari program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam menjaga stabilitas pangan dan menekan angka inflasi nasional.
“Kami berharap, bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat miskin dan kurang mampu di Kota Ternate yang selama ini terdampak kondisi ekonomi dan naik-turunnya harga pangan,” pungkasnya.





