02
Oktober
2026
Jumat - : WIB

Boki Nita Kunjungi Ternate, Ziarah Makam Sultan Mudafar Sjah

halmaheranesia
Juli 17, 2025 pada Kabar Daerah
Nita Budi Susanti beserta rombongan berziarah ke makam Sultan Mudaffar Sjah di Kawasan Masjid Kesultanan Ternate. Foto (Istimewa)

Halmaheranesia – Nita Budi Susanti atau Boki Nita kembali mengunjungi Kota Ternate, Maluku Utara dalam rangka mendampingi suaminya, Wakil Menteri Transmigrasi RI, Viva Yoga Mauladi, yang melakukan kunjungan kerja ke provinsi tersebut.

Usai mendampingi Wamen dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara di Sahid Bela Hotel, Boki Nita menyempatkan diri melakukan ziarah ke makam almarhum Sultan Mudaffar Sjah di kawasan Masjid Kesultanan Ternate.

Ziarah itu dilakukan sebagai bentuk doa dan penghormatan kepada Sultan Mudaffar Sjah, yang semasa hidupnya mengangkat Viva Yoga Mauladi sebagai Kapita Korois Kesultanan Ternate.

Setelah ziarah, rombongan menuju kediaman pribadi Boki Nita di Kadato Ici, Kelurahan Bula, Ternate Utara.

Warga Bula dan beberapa kelurahan menanti dan menyambut kedatangan mereka dengan penuh antusias. Di sana, Boki Nita bersama para bobato adat menggelar pembacaan doa salamat.

Boki Nita menyampaikan, kunjungannya bukan hanya untuk mendampingi sang suami, tapi juga sebagai momen silaturahmi dengan masyarakat adat yang selama ini tetap menjaga nilai-nilai kesultanan.

“Kami mengunjungi Ternate dan juga Maluku Utara secara keseluruhan. Mengunjungi Ternate itu sebagai awal, dalam rangka silaturahmi masyarakat adat, dan juga melepas rindu saya pada masyarakat adat yang selama ini menunggu saya untuk segera pulang ke Ternate,” kata Boki Nita.

Ia menegaskan, para loyalis Kesultanan Ternate, khususnya yang pernah dilantik langsung oleh almarhum Sultan Mudaffar Sjah, masih menjaga kekompakan.

“Masyarakat adat yang sah, yang dilantik Sultan Mudaffar Sjah, mereka semakin solid, masih utuh tidak tercerai-berai,” ucapnya.

Ia berharap adat-istiadat Kesultanan Ternate tetap dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya juga berharap adat seatoran tetap dijaga, baik itu makanan, pakaian, maupun bahasa dan hukum serta tata cara sehari-hari, karena itu adalah jiwa dan cermin masyarakat di Kie Raha, Maluku Utara pada umumnya,” ujarnya.

Rombongan Wamen dijadwalkan melanjutkan perjalanan menuju Sofifi dan sejumlah kabupaten/kota lainnya di Maluku Utara.

Sementara itu, Wakil Menteri Transmigrasi RI, Viva Yoga Mauladi mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyalurkan dana sebesar Rp 35 miliar untuk mendukung pengembangan kawasan transmigrasi di wilayah tersebut.

“Setiap kelompok transmigran juga akan mendapatkan bantuan modal kerja sebesar Rp 100 juta,” pungkas Viva.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

by halmaheranesia
MENU