Halmaheranesia – Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, menyatakan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Ternate sebagai tuan rumah Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) tahun 2026.
Hal ini disampaikan langsung usai menerima Pataka JKPI dari Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo dalam seremoni penutupan kegiatan JKPI, Kamis, 7 Agustus 2025.
Tauhid menyebutkan, momen ini bukan sekadar penyerahan simbolik, tetapi amanah besar yang akan dijalankan dengan sepenuh hati.
Ia menegaskan, Pemerintah Kota Ternate siap memanfaatkan ajang JKPI untuk memperkenalkan kekayaan sejarah, budaya, dan warisan pusaka yang dimiliki ke seluruh Indonesia.
“Kami menyambut baik kepercayaan ini dan akan berupaya semaksimal mungkin untuk menyelenggarakan kegiatan JKPI dengan baik. Ternate memiliki kekayaan sejarah dan budaya yang luar biasa, dan momen ini akan menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkannya kepada nusantara,” ujar Tauhid dalam sambutannya.
Menurutnya, Pataka JKPI yang kini dipegang Kota Ternate menjadi simbol estafet tanggung jawab sekaligus penguat kolaborasi antar kota pusaka dalam melestarikan warisan budaya dan mengembangkan kota berbasis sejarah.
Selain itu, sebagai kota dengan jejak panjang Kesultanan Ternate dan peradaban rempah dunia, Ternate diyakini akan tampil sebagai tuan rumah yang istimewa dalam perhelatan JKPI mendatang.
“Pemkot Ternate sendiri berkomitmen mengemas agenda ini sebagai ajang edukatif dan promotif yang tidak hanya memperkuat identitas lokal, tetapi juga berdampak pada peningkatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah,” jelasnya.
Ia menjelaskan, JKPI merupakan forum nasional yang mempertemukan kota-kota dengan warisan sejarah dan budaya untuk saling berbagi pengalaman, menjalin kerja sama, dan memperkuat pembangunan berkelanjutan berbasis nilai pusaka.
“Dengan diterimanya Pataka JKPI, Kota Ternate resmi memulai langkahnya menuju panggung pusaka nasional di tahun 2026,” pungkasnya.





