02
Oktober
2026
Jumat - : WIB

Demo di Halbar, Semahabar Ternate Sampaikan Sejumlah Tuntutan

halmaheranesia
September 5, 2025 pada Kabar Daerah
Aksi Semahabar Kota Ternate di Jailolo, Halmahera Barat, Maluku Utara. Foto (Istimewa)

Halmaheranesia – Organisasi Sentral Mahasiswa Halmahera Barat (Semahabar) Kota Ternate menggelar aksi demonstrasi di kawasan pemerintahan daerah Halmahera Barat pada Kamis, 4 September 2025.

Ketua Umum Semahabar Kota Ternate, Gusti Ramli, dalam aksi ini menyebutkan kedatangan mereka untuk menyampaikan sejumlah tuntutan ke pihak DPRD dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat.

“Kehadiran kami meminta sikap tegas dari anggota dewan, bukan alasan-alasan yang terkesan berdalih tanpa pembuktian,” ucap Gusti.

Gusti menjelaskan, salah satu tuntutannya adalah tentang pemindahan Rumah Sakit Pratama (RSP) dari Kecamatan Loloda ke Kecamatan Ibu yang dinilai sangat tidak masuk akal, serta dianggap cacat secara formil.

“Padahal ini sudah jelas, ‘kue’ dari Kementerian Kesehatan itu (RSP) lokasinya di Kecamatan Loloda, tentunya mereka (Kemenkes) sudah punya dasar dalam penetapan itu, lalu kenapa tiba-tiba dipindahkan tanpa dasar formil yang kuat. Sehingga itu, Bupati harus copot Kepala Dinas Kesehatan karena diduga terlibat dalam masalah tersebut,” ungkapnya.

“Jika bupati tidak bisa mencopot Kepala Dinas Kesehatan, maka bupati harus turun dari jabatan. Karena tidak mampu menjalankan tugas sebagai kepala daerah,” sambungnya.

Sementara dalam kesempatan itu, Bupati Halmahera Barat, James Uang, meski terlihat sempat naik pitam mengatakan, aspirasi dari para mahasiswa itu akan diterima dan dipertimbangkan.

Selain masalah RSP, pihak Semahabar Kota Ternate juga menyampaikan tuntutan lainnya, di antaranya pemerataan beasiswa kepada mahasiswa Halmahera Barat, membentuk Perda untuk komoditas lokal, cabut izin PT  TUB (Tri Usaha Baru) dan PT Geodipa, hingga masalah telekomunikasi dan air bersih.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

by halmaheranesia
MENU