Halmaheranesia – Fasilitas lantai dua Pasar Sabi-Sabi, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, yang dibangun sejak 2019 hingga kini terbengkalai. Lapak-lapak dagang kosong tanpa aktivitas, karena pedagang enggan menempati area tersebut.

Salah satu pedagang, Linda, menyebutkan bahwa sejak awal, lantai dua memang sepi pengunjung. Kondisi itu membuat pedagang malas membuka lapak di sana.

“Tempat itu sudah lama kosong. Orang jarang naik ke lantai dua untuk belanja, jadi pedagang malas menempati,” kata Linda saat ditemui halmaheranesia, Senin 8 September 2025.

Linda menyesalkan pembiaran fasilitas tersebut. Menurutnya, area itu semestinya bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Ternate.

“Kalau tidak difungsikan, sangat disayangkan. Apalagi ini sudah bertahun-tahun dibiarkan kosong,” tegasnya.

Ia juga meminta pemerintah kota, khususnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), tidak sekadar membangun fasilitas, tetapi juga menyiapkan strategi agar pedagang mau berjualan di sana.

“Disperindag harus punya strategi. Jangan hanya bangun, lalu dibiarkan. Minimal cari cara agar pedagang tertarik, atau manfaatkan untuk kepentingan lain supaya tidak mubazir,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindag Kota Ternate, Nursidah Dj Mahmud sangat sulit untuk ditemui. Bahkan, tidak merespons saat dikonfirmasi dan tidak berada di kantor saat jam kerja.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, mengaku pihaknya segera mengevaluasi pemanfaatan lantai dua Pasar Sabi-Sabi.

“Kita akan evaluasi, apakah tetap digunakan untuk pedagang atau dialihkan untuk keperluan lain,” katanya.

Tauhid mengungkapkan, sebelumnya sudah ada wacana menjadikan lantai dua sebagai rumah makan. Namun, rencana itu belum berjalan karena masih menunggu kajian investasi dan kelayakan.

“Memang ada wacana dimanfaatkan sebagai rumah makan, tapi semua tetap dilihat dari aspek investasi dan kebutuhan,” pungkasnya.

Bagikan:

Iksan Muhamad

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *