Halmaheranesia – Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, secara resmi membuka kegiatan Diseminasi Hasil-hasil Penelitian yang digelar Pemerintah Kota Ternate melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda), Selasa, 9 Agustus 2025.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini melibatkan sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Khairun (Unkhair), Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN), serta Politeknik Kesehatan (Poltekkes).
Sekda Rizal dalam sambutannya menegaskan pentingnya riset sebagai fondasi dalam penyusunan kebijakan daerah.
“Kebijakan yang tertuang dalam Rencana Kerja (Renja) APBD, RPJMD, Rencana Strategis (Renstra), maupun Renja OPD harus didasarkan pada kajian dan data yang valid agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Rizal.
Rizal juga mengapresiasi kontribusi perguruan tinggi yang aktif melakukan penelitian dengan pendanaan di luar APBD. Menurutnya, hasil kajian tersebut sangat bermanfaat jika diintegrasikan ke dalam perencanaan pembangunan daerah.
Menurut dia, beberapa hasil penelitian yang dipaparkan dinilai relevan untuk ditindaklanjuti. Salah satunya adalah kajian mengenai pemanfaatan trotoar yang banyak dialihfungsikan.
Ia bahkan meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta OPD terkait menjadikan hasil riset ini sebagai pertimbangan dalam kebijakan.
Selain itu, lanjut dia, isu pelestarian Fala Kanci atau rumah kancing, warisan budaya khas Ternate yang jumlahnya semakin berkurang, juga mendapat perhatian. Rizal menilai perlu adanya regulasi maupun sosialisasi agar rumah budaya tersebut tetap terjaga.
Tak hanya itu, riset bidang kesehatan dari Poltekkes hingga kebijakan anggaran juga turut dipresentasikan dalam forum ini.
“Melalui kegiatan diseminasi ini, Pemkot Ternate berharap terbangun sinergi antara pemerintah dan akademisi sehingga kebijakan pembangunan di Ternate lebih berbasis data, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.





