02
Oktober
2026
Jumat - : WIB

Warga Morotai Keluhkan Makin Sulit Dapat BBM Subsidi

halmaheranesia
September 16, 2025 pada Kabar Daerah
Ilustrasi penjualan minyak tanah. Foto (Istimewa)

Halmaheranesia – Warga di wilayah Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, mengeluhkan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) atau minyak tanah bersubsidi.

‎Kurang lebih tujuh desa di Morotai Jaya, yakni Desa Libano, Cempaka, Hapo, Titigogoli, Sopi Majiko, Bere-Bere Kecil, dan Desa Aru sudah sepekan lebih tidak menerima BBM.

Anto, warga Desa Cempaka mengaku kecewa harus menunggu selama sepekan lebih tidak mendapatkan jatah minyak tanah dari pihak pengecer maupun pangkalan.
‎
‎”Sudah seminggu ini kami tidak dapat minyak tanah, kalaupun kami dapat minyak tanah, kecuali kami harus pergi ke Daruba, baru bisa dapat minyak tanah. Itupun harganya cukup mahal sekitar Rp 12-13 ribu per liter,” ujar Anto, Selasa, 16 September 2025.
‎
‎”Jadi sudah tentu, kami sangat kesulitan minyak tanah di sini. Padahal yang kami tahu minyak tanah di Morotai Jaya itu kurang lebih 40 ton, tetapi penyalurannya sangat parah begini. Ini yang harus kami pertanyakan,” tambahnya.
‎
‎Hal yang sama juga dikeluhkan Adam, warga Desa Hapo. Ia merasa heran BBM subsidi bisa mengalami kelangkaan.
‎
‎”Iya, kami di Desa Hapo juga belum terima minyak tanah sampai sekarang. Jadi hampir seminggu ini. Makanya kami heran kenapa minyak tanah di wilayah Morotai Jaya itu selalu berkurang, bahkan nanti seminggu baru minyak tanah ada. Itu yang kami pertanyakan,” tandasnya.
‎
‎Sementara itu, Agil Bayau, pengecer minyak tanah di Desa Hapo mengaku, pihaknya belum menerima minyak tanah dari sejak tanggal 1 hingga 16 September 2025.
‎
‎Heny Korejan, yang juga seorang pengecer di Bere-Bere Kecil mengaku belum menerima minyak tanah sampai saat ini.
‎
‎”Biasanya tanggal 9 September sudah ada penyaluran. Namun sampai ini belum masuk. Yang masuk masuk itu di tiga minggu lalu, tapi itu yang bulan lalu punya. Untuk bulan ini kami belum terima,” ungkapnya.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindagkop Pulau Morotai, Aty, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan dari pengecer.
‎
‎“Torang (kami) belum dapat laporan dari pengecer untuk desa yang belum disalurkan minyak. Tapi saya coba konfirmasi ke pangkalan dulu,” jelasnya.

_____

Reporter: Risaldi S

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

by halmaheranesia
MENU