Halmaheranesia – Pemerintah Provinsi Maluku Utara resmi meluncurkan logo HUT ke-26 pada Rabu, 1 September 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Acara ini dipimpin langsung Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, di Sofifi.

Wagub menegaskan, peluncuran logo di momen yang penuh makna ini menjadi wujud semangat nasionalisme sekaligus kebersamaan seluruh elemen masyarakat Maluku Utara.

“Logo HUT ke-26 Provinsi Maluku Utara bukan sekadar gambar, melainkan simbol kebanggaan, identitas, dan semangat kolektif masyarakat Maluku Utara dalam melangkah bersama menuju masa depan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, tema HUT ke-26, Bualava Kieraha, mengangkat filosofi buah cengkeh yang sejak lama menjadi komoditas unggulan Maluku Utara. Cengkeh bukan hanya bernilai ekonomi, tetapi juga melambangkan keharuman yang menyatukan keberagaman budaya di Bumi Kieraha.

“Tema ini mencerminkan kehidupan masyarakat Malut yang beragam namun harmonis. Dari kekayaan budaya, potensi alam, hingga semangat pembangunan, semuanya berjalan berdampingan dan saling menguatkan,” jelasnya.

Menurut Sarbin, melalui logo dan tema Bualava Kieraha, Pemerintah Provinsi Maluku Utara ingin menegaskan arah pembangunan yang berpijak pada kekuatan lokal, kebersamaan, dan semangat gotong royong.

“Perayaan HUT ke-26 diharapkan menjadi momentum refleksi sekaligus dorongan untuk menghadirkan Maluku Utara yang semakin maju, berdaya saing, dan tetap menjaga identitas serta harmoni masyarakatnya,” pungkasnya.

Bagikan:

Iksan Muhamad

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *