02
Oktober
2026
Jumat - : WIB

Program Magister Ilmu Kelautan Unkhair Gelar Fieldtrip di Sulawesi Utara

halmaheranesia
Oktober 31, 2025 pada Kabar Daerah
Mahasiswa Program Magister Ilmu Kelautan Universitas Khairun (Unkhair) melaksanakan kegiatan fieldtrip akademik di Sulawesi Utara. Foto (Istimewa)

Halmaheranesia – Mahasiswa Program Magister Ilmu Kelautan Universitas Khairun (Unkhair) melaksanakan kegiatan fieldtrip akademik ke Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bitung, Sulawesi Utara, 27-30 Oktober 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari beberapa mata kuliah yang bertujuan memperkuat pemahaman mahasiswa Pascasarjana terhadap sistem pengelolaan perikanan tangkap skala industri dan dinamika aktivitas pelabuhan perikanan nasional.

Kunjungan ini dipimpin oleh Prof. Dr. Muhammad Aris, S.Pi., MP didampingi oleh dua orang dosen pengampu mata kuliah, Assc.Prof. Dr. Irham, S.Pi., M.Si dan Assc. Prof. Dr.  Darmiyati Muksin, S.Pi., M.Si, dengan jumlah mahasiswa 12 orang.

Rombongan diterima langsung oleh manajemen PPS Bitung, yang memaparkan profil pelabuhan, fasilitas utama, serta sistem pengelolaan hasil tangkapan ikan yang dilakukan secara terintegrasi dengan industri pengolahan perikanan di kawasan Bitung.

Pemahaman Lapangan dan Diskusi Teknis

Dalam sesi paparan, pihak PPS Bitung menjelaskan bahwa pelabuhan ini merupakan salah satu pelabuhan perikanan samudera terbesar di Indonesia Timur, dengan peran strategis sebagai pusat pendaratan ikan tuna, cakalang, dan tongkol. Mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai rantai pasok perikanan (fish supply chain), mulai dari pendaratan ikan, pencatatan hasil tangkapan, sistem logistik dingin (cold chain system), hingga ekspor hasil perikanan.

Selain itu, mahasiswa juga mengunjungi perusahaan ekspor tuna yakni PT. Benteng Laut Sejahtera, serta unit Tempat Pelelangan Ikan (TPI), fasilitas penyimpanan dingin, pabrik es, dan area docking kapal. Melalui observasi langsung, mahasiswa dapat memahami bagaimana kegiatan perikanan tangkap besar beroperasi secara efisien dengan memperhatikan aspek higienitas, ketertelusuran (traceability), dan keberlanjutan sumber daya laut.

Relevansi Akademik dan Penguatan Kompetensi

Menurut Assc.Prof. Dr. Irham, S.Pi., M.Si dan Assc. Prof. Dr.  Darmiyati Muksin, S.Pi., M.Si, kegiatan ini dirancang untuk menghubungkan teori yang dipelajari di kelas dengan praktik lapangan di sektor kelautan dan perikanan.

“Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Kelautan diharapkan dapat melihat secara nyata bagaimana konsep fisheries management dan blue economy diterapkan dalam sistem pelabuhan perikanan modern,” ujarnya.

Beberapa mahasiswa menyampaikan bahwa kunjungan ini sangat bermanfaat dalam memperkaya wawasan mengenai pengelolaan perikanan tangkap berkelanjutan, sekaligus membuka peluang riset di bidang efisiensi rantai dingin, penilaian stok ikan, dan mitigasi limbah industri perikanan.

Kegiatan fieldtrip di PPS Bitung ini menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa Magister Ilmu Kelautan Unkhair dalam memperluas wawasan ilmiah serta memperkuat jejaring akademik dengan institusi pengelola sumberdaya kelautan di Indonesia. Ke depan, program studi berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan lapangan yang aplikatif dan relevan dengan tantangan pembangunan kelautan berkelanjutan di Kawasan Timur Indonesia.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

by halmaheranesia
MENU