
Halmaheranesia – Fraksi Persatuan Bintang Amanat DPRD Kota Ternate menyoroti tata kelola Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga terbengkalainya Plaza Gamalama Modern, meski sudah menelan anggaran yang sangat besar.
Hal tersebut disampaikan dalam rapat paripurna ke-III masa sidang I dengan agenda pandangan umum fraksi atas penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2026 di gedung DPRD pada Rabu, 5 November 2025.
Juru Bicara Fraksi Persatuan Bintang Amanat, Marni Ahadi, mengatakan penurunan PAD yang signifikan ini dapat memengaruhi pelaksanaan program dan kegiatan tahun 2026.
Marni menjelaskan, surat edaran Menteri Keuangan Nomor S-62/PK/2025 tanggal 23 September perihal Penyampaian Rancangan Alokasi Transfer ke Daerah tahun anggaran 2026, terjadi penyesuaian pendapatan yang semula dana transfer dalam KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara) adalah Rp 962.975.125.699, berubah menjadi Rp 773.464.574.699.
“Ini sudah terjadi pengurangan sebesar Rp 189.510.551.000 atau turun 19,68 persen, sebuah penurunan yang sangat signifikan,” jelas Marni.
Pihaknya berharap agar sektor pengelola PAD pada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan perubahan dengan menggunakan sistem berbasis digitalisasi.
“Seharusnya sudah digunakan (digitalisasi) dan dimaksimalkan, karena sudah berulangkali DPRD mendorong penggunaan sistem digitalisasi ini, namun sampai saat ini tidak berjalan maksimal,” katanya.
Selain itu, Fraksi Persatuan Bintang Amanat juga menyoroti pemanfaatan gedung Plaza Gamalama Modern yang menghabiskan biaya sebesar Rp90 miliar lebih yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Ternate. Hanya saja, hingga saat ini masih dibiarkan terbengkalai dan belum ada pemanfaatan.
Menurutnya, meski ada pengurangan dana transfer pusat yang cukup besar, namun dari aspek belanja modal harus memperhitungkan prioritas program dan kegiatan yang bersifat urgensi serta mendesak, sehingga berdampak langsung pada kebutuhan masyarakat.
“Untuk itu, fraksi kami menyampaikan agar Pemkot harus lebih serius memerhatikan gedung tersebut, karena kalau dibiarkan terus menerus maka gedung Plaza Gamalama Modern akan mengalami kerusakan serius,” pungkasnya.
_____
Reporter: Andri R. Mansur