02
Oktober
2026
Jumat - : WIB

KSOP Ternate Diminta Tingkatkan Pengawasan Jelang Nataru

halmaheranesia
November 12, 2025 pada Kabar Daerah
Anggota DPRD Kota Ternate, Tasman Balak. Foto (Andri R Mansur/halmaheranesia)

Halmaheranesia – Anggota DPRD Kota Ternate, Tasman Balak, meminta kepada pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ternate untuk memastikan pengawasan kepada operator penyedia jasa transportasi laut menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Selain penyedia jasa, ia juga meminta agar para pengguna jasa benar-benar mendapatkan pelayanan yang terbaik dan memuaskan.

Permintaan tersebut disampaikan langsung usai dirinya datang menemui pihak KSOP Kota Ternate pada Rabu, 12 November 2025.

Tasman mengatakan, Surat Persetujuan Berlayar (SPB) harus benar-benar mempertimbangkan keseluruhan aspek dan syarat dalam setiap pelayaran termasuk melakukan koordinasi pada pihak terkait. Mengingat karena akhir-akhir ini cuaca buruk sedang melanda Ternate dan sekitarnya.

“Sehingga itu, saya meminta KSOP agar memberikan SPB harus sesuai prinsip yang sudah diatur dalam regulasi, karena faktor alam yang membuat situasi dan kondisi cuaca seringkali tidak bisa diprediksi,” ujar Tasman.

Ia menyampaikan, bahwa pengawasan serta pengaturan keselamatan dan keamanan pelayaran, termasuk pemeriksaan kelayakan kapal harus diprioritaskan. Apalagi menjelang Nataru, aktivitas masyarakat akan semakin meningkat.

“KSOP Ternate juga harus memastikan pelayanan yang terbaik, maupun pelayaran tetap berjalan tanpa mengabaikan keselamatan para pengguna jasa,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemeriksaan terhadap kapasitas kapal harus terus ditingkatkan dalam keadaan cuaca seperti ini. Berkali-kali kejadian para penyedia jasa laut atau operator speedboat sering memaksakan penumpang hingga melebihi kapasitas kapal.

“Kapal laut seperti speedboat yang kapasitasnya hanya 20 penumpang, kadang dipaksakan sampai 25 lebih, ini melebihi kapasitas, dan tentu berbahaya, hal seperti ini harus diperketat,” tegasnya.

Salin itu, kata dia, kelayakan kapal juga harus diperiksa, terutama bodi kapal yang sudah berumur, dan kelayakan mesin saat berlayar. Tujuannya agar dalam perjalanan, kapal tidak mengalami gangguan seperti mati mesin, kebocoran, dan lainnya.

“Saya sudah menyampaikan itu semua ke pihak KSOP Ternate, dan mereka juga turut memberikan apresiasi atas langkah yang saya ambil,” ungkapnya.

“Selanjutnya, saya mengimbau kepada operator speedboat dan semua pengguna jasa agar terus memantau cuaca yang ada, dan selalu melihat informasi resmi BMKG, kemudian mematuhi aturan yang sudah diterapkan, supaya bisa meminimalisir segala resiko,” pungkasnya.

____

Reporter: Andri R. Mansur

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

by halmaheranesia
MENU