02
Oktober
2026
Jumat - : WIB

Jelang Ramadan, Gamhas Tagih Janji Pemkot Ternate Soal Air Bersih

halmaheranesia
Februari 27, 2025 pada Kabar Daerah
Gamhas gelar aksi soal air bersih. Foto (Andri R Mansur/halmaheranesia)

Halmaheranesia – Gerakan Mahasiswa Pemerhati Sosial (Gamhas) kembali menggelar aksi di depan Kantor Wali Kota Ternate. Mereka mendesak pemerintah segera menyelesaikan masalah air bersih yang masih dirasakan oleh warga di beberapa kelurahan.

Kelurahan yang terdampak di antaranya, Sasa RT 01, Tubo RT 07 dan 08, Foramadiahi RT 04 dan 07, Kalumata RT 19, Ubo-Ubo RT 11, serta Kelurahan Soa RT 12.

Komite Gamhas, Baskara Hi Abdullah, mengatakan bahwa permasalahan air bersih ini sudah berulang kali disuarakan, namun hingga kini belum ada solusi nyata dari Pemkot.

“Di Kelurahan Sasa RT 01 memang sudah ada pengembangan serta penyediaan jalur pipa, tetapi setelah kami investigasi, belum ada upaya lanjutan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Baskara.

Ia juga menambahkan, di Kelurahan Tubo masih sekitar 30 rumah yang belum memiliki akses jalur pipa, sementara di Kelurahan Sasa RT 01, sekitar 35 rumah atau Kepala Keluarga (KK) telah bertahun-tahun kesulitan mendapatkan air bersih.

Akibatnya, kata dia, warga harus membeli air profil dengan harga Rp 70.000 hingga Rp 80.000 per tangki, yang hanya cukup untuk pemakaian selama tiga sampai empat hari.

“Ini adalah keresahan masyarakat yang kami bawa. Pemkot harus segera menyalurkan air bersih secara merata ke semua kelurahan di Kota Ternate, terutama menjelang bulan Ramadan,” tegas Baskara.

Koordinator aksi, Asrul, menambahkan bahwa masalah serupa juga dialami oleh warga di Kelurahan Foramadiahi RT 04 dan 07, Kalumata RT 19, Ubo-Ubo RT 11, serta Soa RT 12.

Ia menyoroti ketidakadilan dalam pelayanan air bersih, di mana masyarakat tetap membayar iuran bulanan, tetapi distribusinya tidak teratur.

“Masyarakat selalu membayar air setiap bulan, tetapi pelayanan tidak maksimal. Ini bentuk ketidakadilan. Pemkot harus serius menangani masalah ini agar kebutuhan air selama bulan puasa tidak bermasalah,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumda Ake Gaale, Muhammad Syafei, mengapresiasi aksi yang dilakukan Gamhas. Ia mengakui bahwa hingga kini Kota Ternate belum mampu mencapai 100 persen penyediaan air minum.

“Berdasarkan audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Maluku Utara, cakupan layanan air bersih di Kota Ternate baru mencapai 58 persen. Kami masih memiliki banyak keterbatasan dalam sarana dan prasarana untuk memenuhi kebutuhan air bersih,” pungkasnya.

___

Reporter: Andri R Mansur

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

by halmaheranesia
MENU