
Halmaheranesia – Dua akademisi Universitas Khairun (Unkhair) dari Program Studi Ilmu Tanah, Krishna Aji, S.P.,M.Sc dan Nurul Ainun Tangge, S.Geo.,M.Geo, melaksanakan kegiatan pengabdian terkait mitigasi bencana di Kelurahan Rua, Kota Ternate pada Jumat, 11 Juli 2025.
Tajuk kegiatan ini adalah, “Optimalisasi Pembinaan Masyarakat Tanggap Bencana pada Bentang Lahan Vulkanik Berbasis Pendekatan Partisipatif di Kelurahan Rua, Kecamatan Ternate Pulau, Kota Ternate.”
Kegiatan tersebut melibatkan masyarakat sekitar, sekaligus memberikan pemaparan materi edukasi kesiapan dalam menghadapi bencana, dengan memotret ulang kejadian banjir bandang dan longsor yang setahun lalu terjadi di area Rua.
Krishna Aji menjelaskan, Kelurahan Rua termasuk wilayah area rawan bencana. Pencegahan itu mesti dilakukan lebih dini, terutama peran dan kesadaran masyarakat dalam menghadapi bencana yang akan terjadi di kemudian hari.
“Kenapa edukasi ini diperlukan, agar ke depan masyarakat mampu mendorong sebuah kegiatan yang mengurangi dampak bencana yang akan terjadi lagi,” ungkap Krishna.
Ia memaparkan, faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya bencana banjir bandang dan longsor, di antaranya curah hujan ekstrem, lereng yang curam, tanah jenuh air, kegiatan deforestasi, serta pengalihan fungsi lahan yang begitu masif.
“Sehingga kebijakan pemerintah setempat juga harus hadir sebagai solutif, misalkannya kebijakan pembangunan infrastrukur penahan bencana, seperti terasering, sabo dam, serta tindakan penanaman secara vegetatif,” jelasnya.
_______
Reporter: Musmaulana