Halmaheranesia – Pemerintah pusat mengucurkan dana sebesar Rp 3 miliar untuk mendukung pengembangan 78 Koperasi Merah Putih yang tersebar di Kota Ternate.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Ternate, Hadi Haerudin, menyampaikan bahwa bantuan tersebut akan disalurkan secara bertahap kepada masing-masing koperasi melalui mekanisme pengajuan Rencana Anggaran Biaya (RAB) ke pihak perbankan.
“Dana ini bukan diberikan langsung sekaligus, tapi koperasi harus menyusun RAB sesuai kebutuhan pengembangan usaha. Setelah diajukan dan diverifikasi oleh pihak bank, maka dananya akan ditransfer langsung ke rekening koperasi,” jelas Hadi, Senin, 21 Juli 2025.
Skema ini, lanjut Hadi, dirancang agar koperasi dapat lebih bertanggung jawab dan profesional dalam memanfaatkan dana bantuan untuk pengembangan usaha, seperti pembelian alat produksi, modal kerja, hingga kegiatan pelatihan anggota koperasi.
Program bantuan tersebut sejalan dengan peluncuran nasional 80 ribu Koperasi Merah Putih oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang digelar secara daring (dalam jaringan) dan diikuti oleh Pemerintah Kota Ternate dari Aula kantor wali kota.
Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, yang hadir langsung dalam peluncuran tersebut menyampaikan, penguatan koperasi adalah bagian dari visi ekonomi kerakyatan yang tengah didorong pemerintah daerah.
“Legalitas sudah diberikan, sekarang tinggal bagaimana koperasi-koperasi ini benar-benar aktif, transparan, dan mampu memutar roda ekonomi warga di tingkat bawah,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran koperasi berbadan hukum di setiap kecamatan akan memperkuat pelaku UMKM dan memperluas akses terhadap sumber pembiayaan produktif.
“Agar Dinas Koperasi dan UMKM terus melakukan pendampingan, serta camat, dan lurah turut memonitor perkembangan koperasi di wilayah masing-masing,” pungkasnya.





