Halmaheranesia – Kecelakaan kerja berujung maut kembali terjadi di lingkungan kerja perusahaan pertambangan PT Harita Grup yang beroperasi di Desa Kawasi, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.
Peristiwa tragis ini menimpa seorang karyawan bernama Ikbal La Econ (21), yang bekerja sebagai dokumentator tumpukan batu bara di area konveyor milik PT Halmahera Jaya Feronikel, anak usaha Harita Grup.
Korban ditemukan meninggal dunia pada Jumat, 25 Juli 2025 pukul 19.00 WIT, setelah dilaporkan hilang selama sekitar 10 jam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga jatuh dan tertimbun dalam tumpukan batu bara sejak pukul 09.00 WIT. Namun, keberadaannya baru diketahui pukul 22.00 WIT setelah rekaman CCTV diperiksa oleh rekan-rekan kerja pada shift malam.
Salah satu rekan korban yang enggan disebutkan namanya mengaku mulai merasa curiga karena korban tidak terlihat saat jam makan siang.
“Biasanya Iki (sapaan akrab korban) yang duluan datang dan mengajak kami makan. Tapi tadi tidak kelihatan sama sekali,” ucapnya.
Menurutnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang disiplin dan humoris.
“Dia selalu datang tepat waktu, mulai dari pukul 07.00 WIT sampai pukul 19.00 WIT. Kalau ada yang terlambat, pasti dia yang telepon dan mengingatkan,” tambahnya.
Sementara itu, ayah korban La Econ, menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap sistem pengawasan di lokasi kerja, terutama pengawas lapangan (foreman) yang dinilai lalai menjalankan tanggung jawab.
“Ada pengawas di situ, tapi kenapa tidak kontrol kerja anak buah? Sampai harus tunggu teman-teman shift malam periksa CCTV baru tahu,” ujarnya dengan nada geram.
Pihak keluarga mendesak perusahaan bertanggung jawab atas kejadian ini, baik secara hukum maupun moral. Mereka juga meminta agar pihak-pihak yang lalai diberi sanksi tegas.
Saat ini halmaheranesia berupaya menghubungi pihak manajemen PT Harita Grup dan PT Halmahera Jaya Feronikel untuk meminta klarifikasi dan tanggapan resmi atas insiden ini, namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan yang diberikan.





