Halmaheranesia – Menjelang pelaksanaan Festival Nyao Fufu (FNF) 2025, warga Kelurahan Dufa-Dufa, Ternate, menggelar ritual Sou Gam pada Kamis malam, 2 Oktober 2025.

Ritual yang melibatkan perempuan, laki-laki, hingga anak-anak itu berlangsung penuh khidmat. Dengan pakaian serba putih, warga berjalan kaki mengelilingi kampung sembari melantunkan zikir.

Hatib Mado Manyira Heku Kesultanan Ternate, Sumarno, menjelaskan Sou Gam memiliki makna membersihkan atau menyucikan kampung sebelum melaksanakan kegiatan besar.

Ia menegaskan, doa dan ritual ini bertujuan menjaga kampung dari mara bahaya serta memohon kelancaran rangkaian Festival Nyao Fufu.

“Tujuan Sou Gam adalah agar kampung ini terhindar dari segala macam bahaya. Sebelum acara besar, kita harus panjatkan doa terlebih dahulu,” ujar Sumarno.

Selain Sou Gam, warga Dufa-Dufa juga melakukan ziarah ke makam para leluhur sebagai bentuk penghormatan kepada kolano atau pemimpin kesultanan terdahulu.

“Tradisi ini dipercaya sebagai ikatan spiritual yang terus menghubungkan masyarakat dengan sejarah dan budaya Ternate,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Nyao Fufu, Sukarjan Hirto menambahkan, acara ini akan mengangkat tiga pilar utama, yakni budaya, bahari, dan otonomi, dengan 27 rangkaian acara.

Menurut dia, panitia juga menargetkan pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penyajian 6 ton ikan fufu atau sekitar 5.470 ekor, sesuai jumlah penduduk Dufa-Dufa.

“Pada acara pembukaan, akan ada pertunjukan kolosal dengan 150 pemain lintas usia yang menggambarkan perjalanan Kampung Dufa-Dufa dari masa lalu, masa kini, hingga masa depan,” kata Ketua Panitia FNF, Sukarjan Hirto.

“Selain itu juga akan dibuat workshop Tuala lipa di Kedaton Kesultanan Ternate pada tanggal 7 dan sorenya dilanjutkan dengan acara di pulau Hiri.”

Ia berharap, dengan diawali doa dan ritual sakral, Festival Nyao Fufu 2025 tidak hanya sukses sebagai perayaan budaya, tetapi juga membawa berkah bagi kampung dan seluruh warga.

Bagikan:

Iksan Muhamad

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *