Halmaheranesia – Tim Sinergi Ekspor Maluku Utara (SEMUT) mengawal pelepasan ekspor perdana sebanyak empat ton bunga pala dengan tujuan India. Momentum ini menandai langkah strategis daerah dalam memperkuat sektor ekonomi non-tambang.
Kepala Kantor Bea Cukai Ternate, Jaka Riyadi, menyebutkan ekspor perdana ini bukan hanya soal perdagangan, tetapi juga simbol pergeseran arah pembangunan ekonomi daerah.
“Keberhasilan ekspor bunga pala ini menunjukkan bahwa Maluku Utara memiliki potensi besar di sektor rempah atau non-tambang. Kami berkomitmen mendukung penguatan ekspor komoditas pertanian, perikanan, dan produk olahan sebagai pilar ekonomi baru yang lebih berkelanjutan,” kata Jaka, Jumat, 31 Oktober 2025.
Menurut dia, bunga pala yang diekspor ke India tersebut merupakan hasil panen dari berbagai kabupaten di Maluku Utara, yakni Halmahera Selatan, Halmahera Utara, Halmahera Tengah, Halmahera Barat, Morotai, Kepulauan Sula, hingga Pulau Obi.
“Sebaran wilayah penghasil pala ini menjadi bukti bahwa potensi ekonomi non-tambang di Maluku Utara tidak hanya besar, tetapi juga merata di seluruh daerah,” jelasnya.
Menurut Jaka, capaian ekspor ini adalah hasil kolaborasi antara berbagai instansi yang tergabung dalam Tim Sinergi Ekspor Maluku Utara (SEMUT).
Sinergi tersebut dirancang untuk memperkuat ekosistem ekspor melalui pendampingan pelaku usaha, peningkatan kualitas produk, dan perluasan akses pasar internasional.
“Kami ingin Maluku Utara dikenal bukan hanya sebagai daerah tambang, tetapi juga sebagai penghasil komoditas ekspor unggulan. Rempah seperti pala adalah simbol potensi ekonomi rakyat yang perlu terus dikembangkan,” tambahnya.
Ia berharap, mampu membangun struktur ekonomi yang lebih seimbang dan tangguh terhadap fluktuasi pasar komoditas mineral.
“Ekspor perdana bunga pala ini menjadi tonggak awal bagi Maluku Utara untuk menegaskan diri sebagai daerah dengan ekonomi hijau dan berkelanjutan, yang tidak hanya menambang kekayaan alam, tetapi juga mengolah dan menanam nilai baru dari potensi bumi rempahnya,” pungkasnya.





