Halmaheranesia – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, telah mengantongi hasil lengkap uji kompetensi (Ukom) pejabat eselon II yang selama ini belum dilantik secara definitif.
Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Maluku Utara, Zulkifli Bian, mengungkapkan bahwa dari seluruh pejabat yang mengikuti Ukom, hanya dua orang yang menempati posisi paling tinggi, yakni kotak kesembilan, yang merepresentasikan kinerja dan potensi terbaik.
“Hasil Ukom ini memuat evaluasi kinerja, potensi, serta kelemahan masing-masing pejabat. Gubernur sudah memegang seluruh hasil tersebut dan tahu persis kemampuan tiap pejabat,” ujar Zulkifli, Kamis, 20 November 2025.
Dua pejabat yang berada di kotak tertinggi tersebut dinilai memiliki kinerja dan potensi sangat maksimal, sehingga dianggap layak dipertimbangkan untuk menduduki jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Sementara itu, mayoritas pejabat lainnya berada pada kategori optimal, dengan kinerja yang dinilai cukup baik dan masih memiliki ruang untuk dikembangkan. Namun, terdapat empat pejabat yang masuk kategori tidak optimal, karena belum memenuhi standar kompetensi teknis maupun manajerial.
“Empat pejabat ini berpotensi didemosi jika tidak melakukan perbaikan. Namun pemerintah tetap memberi ruang pembinaan,” kata Zulkifli.
Meski demikian, BKD Maluku Utara belum mempublikasikan identitas pejabat yang berada dalam masing-masing kotak talenta.
Menurut Zulkifli, seluruh hasil penilaian akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme manajemen talenta yang berlaku.
“Belum bisa dipublikasikan. Semua akan ditindaklanjuti sesuai hasil penilaian,” pungkasnya.





