03
November
2026
Selasa - : WIB

Sekda Haltim Minta Perumda PCM Proaktif Tangkap Peluang Industri

halmaheranesia
November 2, 2026 pada Kabar Daerah

Halmaheranesia — Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, mendorong optimalisasi peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk menangkap peluang ekonomi dari perkembangan investasi dan aktivitas industri di daerah.

Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat, saat memimpin rapat bersama jajaran Dewan Pengawas dan Direksi Perumda Perdana Cipta Mandiri (PCM) di Kantor Perumda PCM.

Rapat tersebut membahas peluang, strategi, serta langkah konkret pengembangan kerja sama antara Perumda PCM dan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan industri Halmahera Timur.

Pertemuan itu turut dihadiri Sekretaris Dewan Pengawas Ardiansyah Majid, Anggota Dewan Pengawas Mukhlis Husin, Direktur Utama Ir. Tartum, Direktur Operasional Mamat Jalil, serta Direktur Umum Dium Said Mustafa.

Dalam arahannya, Ricky menegaskan bahwa pertumbuhan investasi dan pembangunan kawasan industri di Halmahera Timur harus memberikan manfaat ekonomi nyata bagi daerah. Karena itu, Perumda PCM perlu mengambil bagian dalam berbagai peluang usaha yang tumbuh seiring meningkatnya aktivitas industri.

Menurutnya, Perumda PCM tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan investasi. Perusahaan daerah tersebut harus mampu tampil sebagai pelaku usaha yang aktif, membangun kemitraan strategis, menawarkan produk dan jasa, serta menangkap peluang bisnis sesuai kapasitas dan potensi perusahaan.

“Perumda harus mampu membaca peluang dan menjemput kerja sama. Jangan sampai aktivitas industri berkembang begitu pesat, tetapi perusahaan daerah kita tidak mengambil bagian di dalamnya. Karena itu, Direksi harus proaktif membangun komunikasi dan melakukan pendekatan langsung kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan industri,” tegasnya.

Ia juga meminta jajaran Direksi Perumda PCM mengidentifikasi kebutuhan perusahaan-perusahaan industri secara menyeluruh. Langkah ini diperlukan untuk mengetahui sektor usaha dan jenis layanan yang berpotensi dikerjasamakan.

Hasil identifikasi tersebut selanjutnya perlu ditindaklanjuti dengan penyusunan penawaran bisnis yang konkret, kompetitif, dan sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

Selain itu, Ricky menekankan bahwa setiap peluang kerja sama harus dipersiapkan secara matang dan profesional. Persiapan tersebut mencakup kajian kelayakan bisnis, kesiapan sumber daya manusia, kemampuan operasional, kepastian aspek legalitas, hingga penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).

Menurutnya, profesionalisme dan kemampuan membaca kebutuhan pasar menjadi faktor penting bagi Perumda PCM untuk membangun kepercayaan serta menjalin kemitraan berkelanjutan dengan para pelaku industri.

Ricky berharap Perumda PCM dapat berkembang menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah daerah dalam memperkuat perekonomian lokal, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperluas kesempatan usaha, serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Halmahera Timur.

Melalui rapat tersebut, jajaran Dewan Pengawas dan Direksi Perumda PCM diharapkan segera menindaklanjuti arahan pemerintah daerah dengan menyusun peta peluang usaha, menginventarisasi kebutuhan perusahaan industri, menyiapkan proposal penawaran kerja sama, serta membangun komunikasi dan negosiasi bisnis secara intensif dengan calon mitra.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur ingin memastikan pertumbuhan kawasan industri tidak hanya memberikan keuntungan bagi investor, tetapi juga menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi daerah dan masyarakat.

Dengan demikian, Perumda PCM diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam ekosistem industri, sehingga potensi investasi yang berkembang di Halmahera Timur dapat dikonversi menjadi peluang usaha, peningkatan PAD, penciptaan lapangan kerja, dan kesejahteraan masyarakat.

Disalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

copyright halmaheranesia
MENU