Halmaheranesia – Pemerintah Kota Ternate melalui Sekretaris Daerah (Sekda), Rizal Marsaoly, kembali mempertegas komitmennya dalam memperkuat keberadaan dan peningkatan kesejahteraan para Om Ojek dan Ci Ojek Andalan.

Komitmen itu disampaikan dalam pertemuan resmi yang digelar di ruang kerja Sekda pada Selasa, 2 Desember 2025.

Rizal mengungkapkan bahwa terdapat beberapa poin penting yang telah disepakati dalam pertemuan itu diantaranya, pembentukan badan hukum ojek Andalan, pembuatan aplikasi ojek online khusus ojek Andalan, persiapan pelantikan kepengurusan organisasi, penyediaan kantor Om Ojek dan Ci Ojek dan penambahan pangkalan ojek di setiap kelurahan.

“Intinya, pemerintah kota akan tetap hadir menghadirkan kebutuhan dan operasional bagi para ojek Andalan agar pendapatan per hari mereka tetap stabil,” ujar Rizal.

Menurutnya, Pemkot Ternate sebelumnya telah memberikan dukungan sarana prasarana berupa jaket, helm, dan perlengkapan operasional lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan kerja para ojek serta memperkuat identitas mereka di mata masyarakat.

Sebagai koordinator ojek Andalan yang ditunjuk Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, Rizal menegaskan, pada akhir 2025 ini pihaknya akan mempercepat proses legalisasi melalui pembentukan badan hukum.

“Di 2025 akhir ini kita akan percepat badan hukumnya. Kemudian kita tambahkan pangkalan, operasional ditambah dan persiapan pelantikan,” tegasnya.

Menurut dia, untuk menjamin perlindungan sosial dan keberlanjutan pendapatan pengemudi, pemerintah juga berencana membentuk tabungan khusus ojek Andalan serta mengaktifkan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh anggota.

“Kita juga akan buat tabungan bagi para ojek Andalan ini sekaligus mengaktifkan BPJS Ketenagakerjaan mereka agar ada jaminan di hari tua,” tambahnya.

Rizal menyampaikan harapannya agar pelantikan kepengurusan Ojek Andalan dapat dilaksanakan pada 22 Desember 2025, sebagai bagian dari percepatan penataan organisasi. Ia menegaskan, koordinator ojek di setiap kecamatan akan ikut dibentuk dan dilantik untuk mempermudah koordinasi di lapangan.

“Jadi kepengurusannya juga akan dibentuk koordinator di setiap kecamatan, dan akan dilantik pada waktu yang ditentukan,” ujarnya.

Sebagai bentuk penguatan ekonomi berbasis komunitas, Pemkot juga berencana melibatkan Ojek Andalan dalam Koperasi Merah Putih. Langkah ini diharapkan menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat melalui wadah ekonomi bersama.

“Nanti di unit-unit Koperasi Merah Putih kita libatkan ojek Andalan supaya kepentingannya berjalan sesuai yang diinginkan,” pungkas Rizal.

Bagikan:

Iksan Muhamad

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *