
Halmaheranesia — Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Layanan Darurat 112 di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Jumat, 30 Oktober 2026.
Kegiatan ini bertujuan mempersiapkan sistem pelayanan kedaruratan yang terintegrasi guna mempercepat penanganan berbagai kondisi darurat yang terjadi di tengah masyarakat.
Bimtek tersebut dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Pulau Morotai, Mauludin Wahab, perwakilan Telkomsel, serta sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Komunikasi dan Informatika, BPBD, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Basarnas, TNI, dan Polri.
Dalam kesempatan tersebut, Mauludin mengatakan layanan Darurat 112 bukan sekadar fasilitas komunikasi, melainkan bentuk pelayanan publik untuk mempermudah masyarakat menyampaikan laporan sekaligus mempercepat respons petugas ketika terjadi keadaan darurat.
Menurutnya, layanan ini penting bagi Kabupaten Pulau Morotai sebagai daerah kepulauan yang memiliki tantangan geografis, seperti jarak antarpulau, keterbatasan akses komunikasi, cuaca ekstrem, kecelakaan laut, hingga potensi kekeringan dan krisis air bersih.
“Melalui layanan 112, masyarakat nantinya dapat melaporkan berbagai kejadian darurat, mulai dari kebakaran, kecelakaan lalu lintas dan kecelakaan laut, kedaruratan medis, bencana alam, gangguan keamanan dan ketertiban umum, pohon tumbang, hingga gangguan kelistrikan yang membahayakan keselamatan,” ujar Mauludin Wahab.
Ia menjelaskan, layanan tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk melaporkan kondisi darurat di fasilitas umum, permintaan penyelamatan dan evakuasi, pencurian, tindakan kekerasan termasuk kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kekerasan seksual, serta berbagai keadaan darurat lainnya yang terjadi di lingkungan masyarakat, khususnya di Pulau Morotai.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga dibekali pemahaman mengenai mekanisme penerimaan dan verifikasi laporan, koordinasi lintas instansi, pengerahan petugas, hingga pemantauan tindak lanjut penanganan keadaan darurat.
Mauludin mengungkapkan, Layanan Darurat 112 rencananya akan diluncurkan pada acara penutupan Morotai Festival 2026.
“Pemkab Morotai berharap kehadiran layanan Darurat 112 dapat memperkuat perlindungan masyarakat, mempercepat penanganan berbagai keadaan darurat, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Pulau Morotai,” pungkasnya.