Halmaheranesia – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan mulai melakukan pembentukan panitia persiapan peringatan hari pahlawan pada 10 November 2024 mendatang.

Rapat pembahasan pembentukan panitia dipimpin langsung oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Abdul Hakim Adjam bersama perwakilan dari berbagai instansi termasuk TNI, Polri, dan beberapa OPD terkait.

Abdul Hakim Adjam mengatakan, pentingnya melaksanakan kegiatan peringatan hari pahlawan dengan penuh tanggung jawab dan semangat nasionalisme.

“Kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan atas nilai-nilai perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan. Tahun ini, meskipun bertepatan dengan pemilihan kepala daerah, fokus utama kita tetap pada upacara peringatan yang akan digelar pada tanggal 10 November 2024 nanti,” ungkap Abdul, Jumat, 10 Oktober 2024.

Ia menekankan, peringatan ini harus menjadi motivasi dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat.

“Sebagai panitia pelaksana, kita diharapkan melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, ini adalah bagian dari bagaimana kita menghormati, menghargai, serta mengapresiasi nilai-nilai perjuangan para pahlawan yang telah memberikan kontribusi besar terhadap bangsa dan negara, ini,” jelasnya.

Sementara perwakilan Kodim 1505 Tidore, Peltu Ram Arifin, mengatakan peringatan hari pahlawan harus menjadi momen bagi semua untuk mengenang perjuangan para leluhur, baik di tingkat nasional maupun pahlawan daerah seperti Sultan Nuku.

“Kita juga perlu mengenang jasa pahlawan lainnya dari Tidore, seperti Nenek Aminah Sabtu, salah satu tokoh di Mareku yang menjahit bendera merah putih pada tahun 1947, ini merupakan bagian penting dari sejarah daerah yang harus terus kita ingat,” pungkasnya.

Bagikan:

Julfikri Ismail

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *